14 November 2007

Cara Pakai Karburator Cleaner

Suara Merdeka April 2006

Tanya: Dear Mr Martin, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan menyangkut mobil saya. Pertama apakah asap mobil yang membuat mata pedas diperngaruhi adanya problem di mesin. Kedua apakah pembersih karburator yang sekarang banyak dipasarkan itu bisa berfungsi sama dengan bila membongkar karburator untuk dibersihkan? Mobil saya Daihatsu Taruna, terima kasih atas bantuannya. Septihariani eseptihariani@yahoo.com

Jawab: Anda benar, bila asap yang keluar dari kenalpot membuat mata pedas/ perih, maka hal ini mengindikasikan bahwa ada problem di mesin mobil. Bila di test dengan CO tester maka akan ditemukan HC nya tinggi, CO tinggi dan lamda lebih besar dari 1. Agar pembakaran bensin dan udara sempurna di dalam mesin maka dibutuhkan perbandingan ideal antara bensin dan udara yaitu, 1 berbanding dengan 14. Artinya bila ada 1 cm3 bensin dibutuhkan 14 cm3 udara. Jadi yang sedang terjadi pada mobil anda adalah perbandingan bensin udara tidak ideal, pasti dibawa 1:14 atau mungkin hanya 1:10. Bila benar dugaan ini, maka terjadi tidak efisen bahan bakar aliar boros. Bila Daihatsu Anda sudah menggunakan EFI, maka perlu dibawa ke bengkel untuk di stel ulang. Dengan menggunakan alat CO tester penyetalan campuran bahan bakar udara bisa diotimalkan. Di CO tester atas fitur lamda. Lamda 1, artinya perbandingan bensin udara 1:14. Kalau lebih kecil dari satu, artinya perbandingan udaranya lebih besar dari 14. Kalau lebih kecil dari 14, bisa membuat gas buangnya membuat mata perih.

Karburator cleaner di gunakan untuk membersihkan karburator. Umumnya dipakai untuk membersihkan ketika mesin hidup. Sambil menarik kabel gas, rpm mesin meninggi dan disaat itulah karburator cleaner di semprotkan ke karburator. Tentunya setelah kita melepaskan saringan udara. Dengan cara itu diharapkan, endapan, sedimen yang berada di dalam saluran karburator bisa lepas dan terisap masuk ke mesin. Ikut terbakar dan dibuang lewat knalpot.

Menggunakan karburator cleaner untuk membersihkan karbuartor yang sedang dibongkar tidak dianjurkan, karena akan terjadi pemborosan biaya yang tidak perlu. Boleh saja karburator sudah dibersihkan dengan bensin dan setelah dipasangkan kembali sekali lagi disemprotkan karburator cleaner.

13 November 2007

Sang Penyelamat

KOMPAS, Sabtu, 22-05-1999. Halaman: 31

SEAT BELT:

Hari masih pagi. Jalanan lengang, mendorong aku memacu mobil dalam kecepatan 110 km/jam. Tiba-tiba tampak, seekor kucing yang duduk memandang ke arah mobil dengan sorot mata bersinar karena lampu mobil. Pantulan sinar dari bola mata kucing itu membuatku secara refleks menginjak rem sekuat-kuatnya, meski mobil dalam kecepatan tinggi. Apa yang terjadi? Mobil berputar 440 derajat pada waktu yang begitu cepat, sambil mengeluarkan bunyi benturan. Yang ada hanya kepasrahan, atas kematian yang sedang menyongsong. Kengerian terbayang jelas, namun tidak lama kemudian mobil berhenti meski mesin masih hidup. Lebar jalan yang hanya sekitar delapan meter, membuat bodi mobil terbentur tiang listrik dan tiang beton di sisi jurang. Saat itu arloji menunjukkan pukul 03.30 pagi.

Dalam keadaan gemetar, aku turun dari mobil. Bagian kanan mobil mengalami kerusakan cukup parah, sedangkan bagian kiri utuh. Masyarakat yang kaget karena benturan keras, ke luar rumah ingin membantu."Nyowo balen,nyowo serep," kata mereka, karena di samping kiri dan kanan, terbentang jurang. Mereka lalu menganjurkan cepat pergi agar tidak banyak urusan.

Ketika kuamati tidak ada air yang menetes, artinya radiator tidak bocor, aku mencoba menghidupkan mesin, dan langsung kembali ke rumah. Mobil pulih kembali setelah mengeluarkan biaya Rp 5,5 juta. Dalam kecelakaan itu, aku tidak mengalami apa-apa. Tidak ada yang terluka, tidak ada yang patah. Lho? Aku merasa diselamatkan oleh sabuk pengaman alias seat belt, yang sudah biasa aku kenakan sejak tahun 1984. Sejak itu, seat belt terasa sudah seperti kebutuhan yang harus ada bila duduk di dalam mobil. Semua kita tahu, penyelamat utama ketika terjadi kecelakaan adalah seat belt, bukan air bag. Sayangnya tidak semua penumpang mau menggunakan seat belt.
***
Banyak pabrik mobil, kini memasang seat belt sebagai keperluan standar. Meski demikian, ada banyak mobil yang belum dilengkapi seat belt, bahkan lubang untuk mengancingkan baut seat belt pun tidak ada.Ironinya, banyak toko aksesori asal memasang seat belt. Sebuah sekrup dikancingkan pada pelat bodi. Padahal ketebalan bodi paling hanya satu mm. Bila terjadi kecelakaan, seat belt akan tercabut dari plat bodi, dan tubuh terbentur ke bagian-bagian mobil.

Meski demikian masih banyak orang yang malas dan meragukan"keampuhan" seat belt, tetapi jutaan orang selamat dalam kecelakaan karena menggunakan seat belt,
Apa saja yang perlu kamu ketahui tentang seat belt?
1.Biasakan menggunakan seat belt sesaat sebelum mobil bergerak, atau sebelum mesin dihidupkan.
2. Gunakan seat belt yang berkualitas. Bila mungkin gunakan seat belt yang dapat mengulur dan menarik secara otomatis. Ini bisa mengatasi keengganan Anda menggunakan seat belt.
3. Gesper seat belt murahan umumnya menggunakan plastik dan mudah patah. Ini berbahaya, karena pada saat kecelakaan, gesper patah dan tubuh kamu bisa terbentur-bentur bahkan terpelanting.
4. Bila memasang seat belt, jangan hanya membor plat bodi lalu dipasang sekrup. Mintalah kepada toko aksesori agar menggunakan sistem pemasangan mur dan baut. Ini mirip anting-anting yang terpasang pada lubang telinga, ada penahan di belakangnya.
5. Perhatikan titik temu (titik pengancing) jangan ada di pinggang apalagi di bagian perut. Kondisi seperti ini lebih mudah mencederai pinggang atau perut, bila terjadi kecelakaan. Pengancing seharusnya ada di samping kiri atau kanan jok.
6. Periksa, apakah seat belt masih bekerja bagus dan mampu menyentak. Cobalah saat mobil berjalan di jalan menurun dengan menarik tali seat belt, karena di saat-saat itu bandulan (klep penekan)bekerja.

Martin Teiseran

12 November 2007

Masih Soal Oli Mesin

Suara Merdeka April 2004

Tanya: Bersama surat ini saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan. Kami memiliki sebuah minibus merk sebuah ATPM (Agen Tunggal Pememgang Merk) tahun 1990 dan sebuah minibus lain merk ATPM yang berbeda pada 1992. Karena membeli kedua mobil dalam keadaan 100% baru, maka kami juga memiliki buku pedoman kedua mobil tersebut.
Karena saya suka merawat mobil sebaik- baiknya, maka kedua buku saya pelajari sungguh- sungguh. Berikut beberapa pertanyaan saya.
1. Pada bagain jadwal penggantian oli mesin ada perbedaan pada keduanya. Satu minibus menganjurkan tiap 5000 km atau 3 bulan mana yang lebih dulu terjadi. Sedangkan untuk lainnya tiap 2500 km tetapi tidak disebutkan berapa bulan. Apakah setiap ATPM berbeda batas waktu atau hanya kurang lengkap saja petunjuknya?

2. Pada bagian bahan bakar untuk minibus yang satu disebutkan harus memiliki bilangan oktan (RON) 95 atau lebih. Tetapi untuk yang lainnya disebutkan harus 90 atau lebih. Apakah hal itu berarti harus menggunakan bahan bakar premix? Juga masih bisa menggunakan bahan bakar premium, berapa derajat sebelum TMA (Titik Mati Atas) saat penyalaan yang tepat (standard 5 sebelum TMA)? Keduanya sampai saat ini sama menggunakan premium tetapi minibus satunya lebih sering ngelitik dibandingkan dengan lainnya. Bagaimana kalau sama- sama menggunakan premix ?

3. Agar mesin mobil- mobil tersebut dapat awet dengan biaya perawatan yang tidak berlebihan, sebaiknya oli yang mana yang sudah cukup menjamin keawetan mobil diantara: Mesran Super murniSAE 20W50, Mesran Super+ adetive, Mesran Prima? Perlu diketahui kami tidak pernah memacu mobil tersebut untuk perjalanan jarak jauh dengan kecepatan tinggi.

4. Pada petunjuk temperatur mesin ada perbedaan diantara keduan­ya. Satunya dalam operasional normal + AC rata- rata menunjukan 1/3 dari skala maksimum, minibus yang lainnya rata- rata menunju­kan 1/2. Apakah hal itu hanya karena perbedaan skala atau memang suhu kerja kedua mobil berbeda? Anna Semarang.

Jawab.
1. Memang masih ada kesimpang siuran tentang kapan harus ganti oli mesin. Ada ATPM mengatakan mengganti oli setiap 5000 km, sedangkan ATPM lainnya 2.500 km. Masing- masing mungkin punya alasan sendiri. Bengkel- bengkel umumnya menyuruh ganti pada 2500 km, karena semakin sering "lebih baik" dan aman. Walaupun sebagian bengkel menyuruh mengganti oli setiap 5000 km. Sering kali kartu pemberitahuan yang ditempelkan, atau tergantung di ruang sopir, perintah kapan mobil harus kembali mengganti oli mesin membuat risau yang punya mobil. Belum lama mengganti oli, sekarang harus mengganti oli lagi. Kalau Anda setiap hari pulang pergi Semarang Yogya, mungkin spido meter setiap hari bertambah 300 km. Berarti hanya dalam waktu kurang dari 10 hari sudah harus kembali ke bengkel untuk mengganti oli, bila disuruh kembali setiap 3000 km. Merepotkan dan mengganggu pekerjaan dan biaya. Sedang­kan sesungguhnya oli mesin Anda bisa digunakan sampai 5000 km. Di negara maju, Jepang dan Amerika umpamanya, oli mesin sudah dipakai sampai 10 000 km. Hal ini sangat dimungkinakan karena kwalitas oli saat ini sudah semaikin baik. Kalau Anda membaca pada label di kemasan oli maka tinggkatan oli saat ini sudah sampai tingkatan SH (untuk mobil bensin). Tingkatan oli yang mula- mula hanya SB pada tahun enam puluhan.

Oli yang berkembangka dari SA ke SB lalu ke SC dan seterusnya sampai SH dan SM, ini menandakan mutu pengelolaan yang semakin maju. Ditamabah kemudian dengan mutu baja dan mutu pengejaan mesin mobil juga saat ini sangat maju, maka seharusnya Anda mengganti oli setelah mobil menempuh 5000 km. Saran bagi Anda, agar memeriksa oli mesin setiap 500 sampai 1000 km. Kalau permu­kaan oli kurang cukup hanya ditambah saja. Anda tidak perlu menggunakan oli Prima, cukup Mesran Super dan boleh sampai 5000 km. (Kini beberapa merk sudah menyuruh mengganti oli setiap 10.000 km, untuk kualifikasi oli SH atau SM)

2. Ada hubungan antara bahan bakar, saat penyalaan (berapa dera­jat sebelum TMA) dan bunyi ngelitik. Mesin yang tenaganya paspa­san, mudah ngelitik walaupun saat penyalaannya sudah tepat. Minibus yang satu bisa menggunakan premiun karena oktannya meme­nuhi yang diminta. Setiap mobil yang menggunakan Premix pengapiannya harus dipercepat dari 5 derajat menjadi 10 derajat atau lebih tergantung kepastian angka RON. Seperti yang sering disin­yalir, beberapa tempat pengisian premium menjual premium dengan oktan yang rendah. Oktan yang rendah ini lalu menyebabkan pemba­karan menjadi tidak normal. Kalau angka oktannya melebih angka yang diminta bagi karaktrer mesin tersebut maka mesin tersebut mengalami kemerosotan tenaga dan saat pengalaan busi yang tidak tepat. Akibatnya menimbulkan bunyi ngelitik, seperti yang Anda maksud.

Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan penyetelan ulang. Oktan rendah harus diantisipasi dengan mengubah pengapian mesin menjadi lambat. Semula 8 derajat sebelum TMA (Titik Mati Atas), menjadi 3 sampai 5 derajat sebelum TMA. Sebaliknya kalau Anda menggunakan Premix maka pengapian harus dipercepat, seringkali sampai 15 derajat sebelum TMA.

3. Oli mesran super sudah sangat baik untuk kedua kendaraan tersebut. Tidak dianjurkan untuk menambah adetive. Karena di dalam oli yang digunakan sudah mengandung detive yang dimaksud. Bahkan Anda harus hati menggunakan adetive, ada sebagian oli sistetis bisa berubag kinerjanya kalau dicapur adetive. Sejak tahun 1980, penulis sudah menggunakan oli Pertamina dan mengganti oli setiap 5000 km tanpa menambah adetive. Tanpa mengalami satu kalipun kesulitan pada mesin.

4. Angka pada jarum penunjuk beda hanya karena skalanya saja. Anda harus berhati- hati kalau salah satunya mendidih. Temperatur kerja keduanya sama antara 85 sampai 90 derajat Celsius. Untuk meyakinkan dan memeberikan rasa aman, Anda bisa membawa mobil ke bengkel dealer dan mintakan teknisi mengukur panas air dengan thermometer yang angkanya sampai 100 derajat Celsius

11 November 2007

Mau Beli Mobil Baru

Suara Merdeka September 2005
Keluarga saya bermaksud membeli mobil, dan pilihannya adalah membeli mobil baru. Selama ini menggunakan mobil bekas, atau second hand. Ketika mendatangi show room kami mendapatkan penjelasan tetang keunggulan product yang dijual di show room tersebut, demikian pula kalau pindah ke tempat lain. Lama – lama kami menjadi bingung, kata yang menjual baik- baik melulu. Yang ingin kami tanyakan adalah pertimbangan apa yang perlu kami gunakan agar tidak keliru dikemudian hari. Mohammad Wasisto. mohamadwasisto@yahoo.com

Jawab:
Orang Jepang berpendapat : "Manusia dan mobil ibarat badan dan jiwa. Hubungan antara mobil dan manusia juga cenderung menjadi salin membutuhkan, tidak bisa terlepas satu sama lainnya. Makanya orang Jepang membuat mobil menjadi tempat yang menyenangkan bagi orang yang ada didalamnya. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memudahkan, nyaman dan bentuk body yang jamani" Kata top executive Toyota. Oleh karena itu, sebuah mobil harus irit (ekonomis), nyaman, dan ramah lingkungan. Bagaimanapun juga perencanaan sebuah menjadi sangat penting dan posisi sebuah merk di dunia menjadi penentu. Posisi 3 besar produksi mobil dunia adalah, General Motor (USA), Toyota (Jepang) dan Ford (USA). Mungkin posisi ini akan mempengaruhi harga jual mobil bekasnya.

Saat ini di dunia mobil yang terbilang irit (menggunakan BBM) adalah mobil Hibrida, yaitu kerja sama antara mesin bensin atau solar dengan aki. Namun mobil ini belum diimport, alias tidak ada di show room. Mobil Hibrida dilengkapi mesin 1300- 1500 CC mobil ini bisa untuk menempuh 30 km. Mobil Hibrida, kini sangat populer mengingat harga bensin yang memakin mahal. Demikian pula tuntutan akan mobil yang ramah terhadap lingkungan, Hibrida, emisi gas beracun seperti CO, NOx dan HC memenuhi syarat kesehatan manusia.

Banyak keluhan bahwa mobil boros, termasuk mobil baru, mestinya keluhan itu harus dibandingkan dengan besarnya CC mesin dan tenaga bukan karena saat ini harga bensin yang akan terus naik. Saran saya, beli mobil bermesin yang CC kecil (1300 – 1500 CC), karena pemakaian bensin 1 liter untuk perjalanan lancar bisa 12 km. Kalau CC nya dibawa itu, mungkin tidak cukup kuat dibebani AC, dan CC diatas itu akan menguras isi kantong anda. Karena perliter hanya bisa untuk 8 km.

Teknologi mesin juga menjadi pertimbangan. Saran, beli mobil bermesin 1300 CC- 1500 CC, berteknologi DOHC, EFI atau PGRFI karena menghasilkan tenaga yang mumpuni. Sebagai contoh Avanza 1300 CC bertenaga 86 ps, Jazz SOHC, 1500 CC bertenaga 87 ps dibandingkan dengan Kijang kapsul OHV 1800 CC bertenaga 85 ps.

Tentunya, keputusan berasa ditangan anda, namun jangan terlalu mengharapkan kenyaman sebuah mobil, CC kecil menyamai mobil ber CC besar. Karena harga dan besarnya CC sebuah mobil kerkaitan langsung dengan kenyamanan dan iritnya sebuah mobil

10 November 2007

TAWARAN KENYAMANAN SEDAN GENERASI TERBARU KIJANG

KOMPAS, Kamis, 09-01-1997. Halaman: 21

GENERASI terbaru mobil Kijang, yang diluncurkan PT Toyota Astra Motor (TAM) Sabtu lalu, sudah barang tentu mengundang perhatian masyarakat, baik itu calon pembeli maupun pemilik Kijang lama. Bukan tidak mungkin, mereka yang baru saja membeli Kijang generasi yang lebih dahulu pun merasa jengkel: Mengapa tak sabar menunggu sampai munculnya yang baru, yang sudah beberapa pekan terakhir ini dibicarakan orang?

HITUNG-menghitung untung-rugi mengganti mobil Kijang lama dengan Kijang yang baru pun menjadi asyik. Bayangkan, kalau yang baru saja terpaut "hanya" Rp 2-4 juta dari yang lama, mengapa tidak pilih yang baru saja?
Generasi terbaru Kijang (1997), harganya cukup terjangkau untuk segmen pembeli di kelasnya. Kendaraan serbaguna dengan kekuatan 1.800 cc yang baru ini dijual dengan harga dari Rp 27,05 juta hingga Rp 43,4 juta off the road.
Pilihan baru, Kijang bermesin diesel, tentu menjadi alternatif lain di samping mobil serba guna Isuzu Panther yang belakangan ini juga sangat populer. Selisih harga antara yang berbahan bakar bensin maupun solar (diesel) pun tak terpaut jauh. Kijang standar pendek, dijual Rp 27,05 juta, SSX (bensin) Rp 34,85 juta sedangkan dieselnya Rp 37,9 juta. (Kompas, Selasa 7 Januari 1997).

Untuk tipe LX standar Rp 27,7 juta dan LX diesel Rp 32 juta. Sedangkan LSX Rp 35,45 juta dan dieselnya Rp 38,5 juta. Jenis yang termewah, Kijang GL Rp 40,7 juta dan yang otomatis SGX Rp 42,5 juta, LGX Rp 43,4 juta.
Jangan heran, bila pemilik Kijang lama yang tidak buru-buru melepas mobil lamanya yang sudah ditawar orang, jadi menyesal. "Kijang lamaku tadinya ditawar orang dengan harga sekian. Kini gara-gara Kijang baru, pasarannya jadi lebih rendah. Mengapa tak saya lepaskan pada saat tawaran lebih tinggi?"

Berubah total
Dari data teknis, ternyata Kijang baru yang muncul awal tahun ini berubah total, baik bentuk bodi maupun rancangannya. Kijang, yang semula mobil dengan "bahan mentah" truk mini yang serbaguna, kini menjadi kendaraan serbaguna yang senyaman sedan.
Selain bentuk luarnya yang total baru, meninggalkan bentuk aslinya yang berlekuk-lekuk tajam seperti "kotak sabun", menjadi nyaris menyerupai sedan dengan tawaran kenyamanan pada pengemudi, penumpang, serta memberi rasa aman yang lebih tinggi.
Selain itu, cara mengatur tempat duduknya, baik yang di deretan kedua maupun ketiga, terkesan yang baru lebih praktis. Seperti dibuktikan, jok deret kedua dan ketiga bisa dengan cepat diubah atau dilepaskan untuk kegunaan lain, semisal mengisi muatan barang, sepeda untuk berolahraga atau piknik, atau bahkan untuk tiduran melepas kepenatan.

Secara teknis bedanya apa?
Kijang bensin, yang baru tetap menggunakan mesin 7K - 1.781 cc dengan perbandingan kompresi 1:9, artinya, masih cukup toleran dengan mutu bensin kita yang cenderung beroktan rendah. Walaupun bunyi mesin Kijang terkenal halus, namun Kijang baru dilengkapi dengan hydraulic lifter yang umumnya dipakai sedan. Dengan menggunakan lifter hidrolik, maka celah katup menjadi nol, artinya mesin menjadi semakin halus, tanpa berisik bunyi klep.

Sedangkan yang bermesin diesel, dengan mesin 2L, mengingatkan masyarakat pemakai kendaraan di negeri ini akan Toyota Hi Ace (Hai Is). Mesin L yang selama ini dipakai Hi Ace, dikenal tidak berisik seperti umumnya mesin-mesin diesel, sehingga mesin L dan 2L juga dipasangkan pada kendaraan-kendaraan taksi Toyota untuk tipe Crown diesel. Kijang diesel ini tentu akan menggoyangkan pasaran minibus yang terkenal sebelum ini, Isuzu Panther.

Upaya menurunkan Coefficient of Drag (CD) pada Kijang baru, dari CD 0.45 menjadi CD 0.38, cukup bermanfaat. Pertama, untuk meningkatkan stabilitas agar kecepatan maksimum bisa meningkat dari semula 140 km/jam menjadi 160 km/jam. Berarti pula Kijang baru lebih stabil untuk dipacu lebih kencang.

Yang kedua, kalau dihitung menurunnya CD sebesar 15%, dan bila dihubungkan dengan iritnya bahan bakar (BB), maka lumayanlah kalau Kijang baru bisa lebih hemat 15% BB sesuai CD-nya yang turun menjadi 0.38.

Kemiringan stir juga diperbaiki. Data yang diperoleh dari Toyota Astra Motor menyebutkan, bahwa batang stir lebih miring 8.5 derajat (dari 38.5 menjadi 30 derajat) yang, katanya, merupakan angka tertinggi yang diizinkan bagi sebuah sedan. Artinya, Kijang generasi terbaru ini memasuki era sedan.

Hasilnya langsung terasa, begitu Anda duduk di belakang kemudi. Ruang gerak pengemudi terasa lebih lapang dan rileks. Demikian pula bagi yang duduk di samping pengemudi, kakinya pun lebih leluasa untuk selonjor.

Kenyamanan bagi penumpang pun rupanya diperhitungkan. Dengan menggunakan casis yang melengkung pada roda belakang, serta lebih rendah casisnya pada bagian depan, membuat posisi duduk penumpang pada deret kedua menjadi lebih leluasa karena jarak dari kaki ke plafon bertambah 100 mm.

Sayangnya, penumpang di deret ketiga tidak berubah. Masih seperti Kijang generasi sebelumnya. Agaknya Toyota kehabisan akal untuk membuat jok deretan paling belakang bisa nyaman, seperti halnya dengan minibus lainnya yang tidak berhasil (kecuali VW Combi yang rancang-bangunnya lebih tinggi).

Konstruksi casis yang berubah menjadi melengkung, menyebabkan Ground Clearance (GC) Kijang lebih kecil dibanding Kijang lama. Kalau pada Kijang lama 44 cm, maka yang baru cuma 34 cm, walau sama-sama menggunakan ban radial dengan ring 14.

GC yang kecil sangat dibutuhkan untuk mobil yang melaju dalam kecepatan tinggi. Bandingkan dengan sedan-sedan yang mampu mencapai kecepatan tinggi, atau pandanglah mobil Formula, bodinya seperti melekat pada lintasan balap!

Kesan lebih kecil
Kesan pertama melihat Kijang baru 1997, spontan akan mengatakan "lebih kecil". Namun yang menjadi kenyataan adalah sebaliknya. Bagian demi bagian, kalau diukur, ternyata ditemukan jarak dari pintu kiri ke pintu kanan lebih lebar. Kijang baru lebih lebar 50 mm, dan jarak jok depan paling ujung ke kaki lebih panjang 70 mm. Artinya, lebih nyaman bagi penumpang maupun pengemudi.

Masih ukuran di dalam ruangan penumpang. Ternyata, jarak lantai deretan kedua ke plafon naik dari 115 cm (lama) menjadi 125 cm (baru), atau 10 cm memberi lebih kenyamanan pada penumpang deretan kedua. Selain itu, secara keseluruhan ukuran panjang, lebar dan tinggi Kijang baru rata-rata naik antara 50 mm sampai 100 mm. Akibatnya ukuran ban pun naik menjadi ring 14" dan radial.

Walaupun ring roda diperbesar dari 13" menjadi 14", Kijang baru ini ternyata tetap menghasilkan ground clearance (jarak bodi tengah ke lantai) yang lebih kecil, dari 44 cm menjadi 34 cm. Wheelbase juga bertambah 10 cm. Kedua perubahan terakhir ini sangat berarti untuk stabilitas mobil.

Menurut Jodjana Jodi, Manager Training dan CS dari divisi Marketing Planning Toyota Astra Motor, kali ini TAM mengeluarkan lebih banyak Kijang untuk dipilih, disesuaikan dengan selera serta kantung pembelinya.

Selain karoseri independen (seperti Rover, dan lainnya), Toyota mengelurkan sebanyak 22 jenis Kijang yang langsung dari pabriknya Toyota. Kijang yang selama ini memiliki Grand Lux (LGX dan SGX) sebagai grade tertinggi, maka sekarang dimunculkan Kijang Krista yang lebih luks, serta Rangga yang sporty untuk para "kaula muda".

Transmisi otomatik yang ditawarkan Kijang baru adalah tipe A45DL yang dikatakan juga dipasang pada banyak tipe sedan Toyota. Seperti halnya Crown seri GS 131 yang menggunakan tipe A/T A42L.
Banyaknya model pilihan Kijang baru tentunya dimaksudkan untuk bisa memenuhi selera dan kemampuan lebih banyak lapisan masyarakat pemakai kendaraan yang berniat membeli mobil.

Meletakkan posisi Kijang baru pada klas minibus, sedan dan jip, tidak menutup kemungkinan porsi penjualan Toyota dalam persaingan yang semakin ketat di pasar negeri ini, akan semakin meningkat. Dari sejak diluncurkannya Kijang "kotak sabun" tahun 1976 pun, kini tercatat tidak kurang dari 600.000 yang terjual.

Tidak mengherankan bila banyak pemakai mobil lainnya, yang semula mengendarai jip, sedan merek lain, ataupun mobil keluarga jenis lain, akan berpaling ke minibus dengan tawaran kenyamanan sedan ini. (Martin Teiseran, ahli mekanik, bekerja di Semarang)

Teksfoto:
Kompas/as
GENERASI BARU - Kijang baru yang muncul awal tahun ini berubah total, baik bentuk bodi maupun rancangannya. Konsepnya pun berubah dari semula mobil ìdengan "bahan mentah" truk mini yang serbaguna, kini menjadi kendaraan ìserbaguna, kini menjadi kendaraan serbaguna yang menawarkan kenyamanan sedan.

09 November 2007

Peran Komputer pada Mobil

KOMPAS Jumat, 4 Mei 2001

MUNCULNYA mobil baru, hampir selalu diikuti teknologi lebih maju. Karena itu, teknologi tidak pernah berhenti dipacu maju. Bahkan pabrik-pabrik mobil seperti harus berpacu dengan waktu untuk saling mengungguli satu sama lain di bidang teknologi. Pembeli pun tahu, bila ada mobil berteknologi lebih maju, untuk apa memilih yang berteknologi kuno? Bagaimana-pun juga, perlombaan teknologi maju pada dunia otomotif, ternyata memberi manfaat berarti bagi pembeli.Selama 20 tahun terakhir, perangkat dunia otomotif mengalami kemajuan luar biasa. Juga komputer, yang semula sebesar rumah, kini bisa tampil lebih ringkas dengan kemampuan 100 kali lebih besar dari dulu. Kemajuan teknologi komputer itu pun kini dimanfaatkan para ahli untuk menyempurnakan kinerja otomotif. Kenyataannya, penggunaan komputer high tech banyak memberi keuntungan pada manusia. Mobil lebih nyaman dikendarai, lebih hemat bahan bakar, dan ramah lingkungan karena pembakaran menjadi lebih sempurna.
Ada banyak teknologi maju yang sudah diterapkan pada mobil, sebagian lagi masih dalam taraf pengenalan. Teknologi hibrida, misalnya, yang menggabungkan mesin dan listrik, mendapat tanggapan positif. Atau mengemudi tanpa menyentuh roda kemudi (hands free) yang sempat dicoba dari Los Angeles ke San Diego, guna mengatasi kejenuhan pengemudi melintas benua. Atau munculnya accu 42 volt pengganti accu 12 volt, akan membuat komponen listrik, makin kecil. Teknologi ban fax flat Michelin, yang masih mampu menggelinding 200 kilometer tanpa angin, atau mobil listrik yang hemat dan tanpa mengeluarkan emisi gas buang beracun, merupakan kemajuan-kemajuan yang sudah ada di sekitar kita.

Mengatasi kaget
Kini, DaimlerChrysler, General Motor, dan BMW, sudah menggunakan sistem stabilitas elektronik, yang membuat mobil tetap stabil meski kemudi dibanting ke kiri atau ke kanan guna menghindari orang menyeberang atau hewan yang melintas secara tiba-tiba.
Sistem sensor pada roda dan kemudi, akan mengirim sinyal ke komputer, dan komputer akan mengatur rem agar putaran roda tidak tergelincir dan pengemudi tetap dapat mengendalikan kendaraannya.
Bila temuan ini digabungkan dengan sistem radar atau sinar laser, maka sistem ini bisa mengambil alih peran sopir dari roda kemudi. Asyik juga! Suatu saat kita bisa tidur dan membiarkan mobil berjalan sendiri. Digunakannya sinar laser atau radar, akan menghindarkan kendaraan dari tabrakan. Seluruh kendali akan diambil alih komputer, seperti mengerem, mengurangi kecepatan, dan menghindar sendiri bila ada dari samping tiba-tiba ada orang menyeberang.

Ban pintar

Selain di bidang mekanik dan mesin, komponen mobil yang lain juga mengalami kemajuan. Pabrik ban Michelin, beberapa waktu lalu memperkenalkan ban yang tetap bisa dioperasikan sejauh 200 kilometer meski tanpa angin. Ban model ini sudah digunakan pada mobil mewah Mercedes dan Lexus. Dengan adanya ban seperti ini, pengendara tidak perlu khawatir bila tiba-tiba bannya kempes, ia bisa mencari tempat aman untuk menggantinya.
Kini, pabrik ban Firestone mengumumkan penemuan ban pintar. Di dalam roda ada "pemancar" sekaligus sensor. Sensor itu akan mendeteksi tekanan angin dari tiap ban dan akan mengirim sinyal ke panel di depan pengemudi. Mata pengemudi dengan mudah bisa membaca tekanan tiap roda, dan dengan demikian membantu pengemudi untuk segera menambah tekanan angin.
Temuan ini dirasa perlu mengingat tekanan angin ban yang tidak sama menjadi penyebab mobil tidak stabil. Bila tekanan angin ban tidak sama, mobil akan mudah slip bila dipacu dalam kecepatan tinggi.

AVL

Kini produsen otomotif mengembangkan AVL (automatic vehicle location) yang menggunakan fasilitas Global Positioning System (GPS). Teknologi AVL sudah banyak digunakan pada mobil di Eropa, Jepang, dan Amerika, amat bermanfaat untuk mencari alamat rumah atau membelokkan mobil mencari jalan alternatif menghindari kemacetan.
Sebuah sistem telematik yang dihubungkan dengan satelit, akan memudahkan seseorang menemukan lokasi di darat. Untuk menggunakan teknologi ini, mobil harus dilengkapi alat penerima sinyal dan peta standar yang ditampilkan di layar monitor komputer.
Selain itu, AVL juga memiliki memori yang bisa membantu pengemudi yang belum mengenal lokasi. Bila melalui daerah yang belum diketahui, pengemudi bisa menyimpan datanya hanya dengan menekan tombol. Nantinya, data itu akan dapat digunakan orang lain yang belum pernah mendatangi lokasi itu. Untuk mobil-mobil built up dan mewah yang berseliweran di Indonesia dan dilengkapi AVL, alat ini belum bisa digunakan karena fasilitas lainnya belum ada.

Pengaman tabrakan

Teknologi maju pada otomotif juga dimaksudkan untuk mengamankan penumpang di dalamnya bila terjadi tabrakan. Mercedes Benz dan Toyota sudah memasang sistem pengontrol jarak.
Dengan demikian pengemudi dapat menentukan, berapa jarak yang diinginkan dari mobil yang ada di depannya. Komputer akan mengatur untuk mengurangi kecepatan hingga mendekati limit jarak yang diinginkan. Peralatan ini juga sudah banyak dipasang, untuk keperluan parkir. Bila Toyota menggunakan sistem sinar laser, Mercedes Benz menggunakan sistem radar.

Transmisi otomatik

Dunia otomotif kini juga mengembangkan teknologi transmisi otomatik lima kecepatan. Selama ini, transmisi otomatik yang ada pada mobil umumnya baru empat kecepatan. Dengan temuan baru ini diharapkan membantu para pengendara bila menghadapi jalan macet. Namun, kenikmatan ini juga harus dibayar dengan konsumsi bahan bakar yang lebih banyak alias boros hingga 10 persen.

Sistem baru pada transmisi yang dilengkapi Electronic Control Transmission (ECL) ini juga memperbaiki pemindahan daya slip yang selama ini bisa terjadi pada transmisi otomatik, bentuknya menyerupai kopling slip.

''Variable Compression Vehicle''
Perusahaan otomotif dari Eropa, SAAB grup, mengumumkan penggunaan mesin rekayasa terbaru. Rekayasa ini mengubah anggapan orang bahwa cylinder head mobil dikancing dengan baut pada blok mesin. Maka jangan kaget, bila suatu saat melihat cylinder head bergerak turun-naik sesuai RPM mesin. Inilah teknologi yang membuat mobil memiliki multi compression yang sudah diaplikasikan pada beberapa produk SAAB grup.
Selama ini kita hanya tahu, mobil memiliki perbandingan kompresi tetap. Sebuah mobil dengan perbandingan kompresi 1:9, dalam keadaan apa pun, perbandingan kompresi tidak bakal berubah, dan cocok untuk putaran serta kecepatan rendah. Sedangkan, mesin dengan perbandingan kompresi 1:12 mempunyai karakter RPM tinggi dan cocok untuk mobil berkecepatan tinggi. Dengan demikian terjadi kerugian yang mengakibatkan mesin tidak bekerja optimal.
Untuk itu SAAB grup membuat mesin dengan perbandingan kompresi mulai dari 1:8 hingga 1:12, bahkan bisa lebih variatif lagi, dan menghasilkan mesin yang efisien. Ternyata hal ini dimungkinkan karena SAAB menggunakan sistem pengatur naik turunnya cylinder dan cylinder head yang diletakkan di dalam mesin.
Cylinder head yang telah menyatu dengan cylinder akan naik-turun terhadap blok mesin. Manfaat mesin ini, meski agak rumit, amat hemat bahan bakar hingga 30 persen. Dan pengaturan ketepatan perbandingan kompresi, saat mobil berjalan lambat maupun kencang, diatur oleh komputer.

Mesin ringkas

Selama 100 tahun, ahli-ahli mesin menggunakan rantai, roda gigi, dan belt gabungan dari nilon dan karet untuk menghubungkan bagian-bagian mesin. Salah satunya untuk penggerak klep mesin mobil. Tidak lama lagi sistem ini akan ditinggalkan karena Siemens, raksasa elektronik dari Jerman, sudah menyiapkan teknologi elektronik penggerak klep. Sebuah kotak elektronik akan disatukan dengan setiap klep mesin mobil, dan sistem elektromagnet yang ditimbulkan kotak itu akan menggerakkan klep naik dan turun sesuai periode kerja.
Lagi-lagi komputer mengambil alih peran mekanikal dan tingkat ketepatan kinerja mesin pun makin tinggi. Penggunaan komponen elektrik ini selain membuat konstruksi mesin lebih sederhana, juga menghasilkan penghematan bahan bakar dan kontrol emisi gas buang. Dengan demikian, Electronically Controlled Valve (ECV) buatan Siemens ini akan menghilangkan banyak bagian dari mesin.
Bila ECV digunakan pada mesin Kijang, maka tidak diperlukan lagi roda gigi yang ada di kruk as (crank shaft gear), noken as dan roda gigi (camshaft dan gear) lifer, push rod, rocker arm, dan membuang beberapa seal oli. Bahkan, saluran yang ada dalam konstruksi mesin pun akan menjadi lebih sederhana.
Selain itu beberapa penekan timing belt atau pengontrol rantai yang digunakan untuk menjaga ketepatan kerja komponen itu, akan hilang. Distributor juga tidak lagi digunakan. Tugas distributor untuk membagi arus ke busi, diambil alih komputer.

Bukan mustahil, suatu saat komponen penggerak klep yang dibuat secara elektronik akan menyatu dengan komponen koil untuk busi. Apalagi dengan digunakannya accu 42 volt pengganti 12 volt pada tahun 2003, maka komponen elektrik pada mobil akan makin kecil. (Ternyata sampai tahun 2007 ini, belum ada tanda-tanda akan segera menggunakan accu 42V)

Apabila tekanan angin ban tidak sesuai spesifikasi atau keempat ban mobil menunjukan tekanan angin yang tidak sama satu sama lainnya maka akan tampak pada panel ini. Kita lantas menambah angin agar pengereman pakem dan mobil menjadi stabil. Teknologi ini sudah digunakan pada mobil mewah dan VIOS terbaru.

Pada bagian dalam ban ada sensor. Sensor inilah yang akan mengirimkan signal ke komputer seberapa besar tekanan angin ban dan hasilnya tampak pada panel diatas.



Direncanakan pada suatu saat, orang dengan mudah merubah mobil lamanya menjadi mobil Hibrida dengan mengganti komponen mesin, yaitu fly wheel. Bagian ini akan berfungsi sebagai generator yang menghasilkan arus untuk pengisian aki dan pada kesempatan lain digunakan untuk menghidupkan mesin berfungsi sebagai starter.










Sebuah sensor sinar yang ada dihadapan anda akan memperjelas objek yang jauhnya sekitar 200 m, dalam kondisi gelap sehingga anda bisa mengantisipasi situasi ini.


Bahan dari Daimler Chrysler 2001

08 November 2007

Apa Pakai Pertamax Bisa Irit?

Suara Merdeka 7 Nopember 2007
Tanya: Sekitar tiga minggu yang lalu saya beli Mitsubishi Galant tahun 2000, secara keseluruhan, kondisi mesin dan body masih sangat OK. Sekarang yang jadi permasalahan saya, bagaimana cara menyiasati konsumsi BBM mobil itu Pak? Aapakah menggunakan BBM jenis Pertamax Plus dapat meningkatkan efisiensi penggunaan BBM apabila dibanding menggunakan Premium biasa? Sekarang ini banyak ditawarkan produk-produk penghemat BBM seperti RING Bensin, ataupun produk sejenisnya, apakah dengan menggunakan salah satu dari produk ini dapat membantu saya untuk mengurangi konsumsi BBM yang berlebih? Lalu adakah dampak negatif yang ditimbulkan oleh piranti ini pada mesin secara keseluruhan? Informasinya: konsumsi bensinnya untuk jarak luar kota tanpa AC kira kira 9 km/l, tetapi bila pakai AC menjadi sekitar 8 km/l, yang menyedihkan konsumsi dalam kota hanya sekitar 6 - 7 km/l.

Kemarin pernah saya stel ke bengkel resmi Mitsubishi, pihak bengkel menyatakan sudah di iritkan, memang ada sedikit perubahan menjadi seperti yang saya kemukakan diatas (sebelum saya iritkan, konsumsi bensinnya untuk luar kota hanya 7,7 km/l) tetapi dampaknya kok mesin sering panas ya Pak? Memang tidak seberapa tinggi (separuh lewat sedikit) tetapi saya rasa kok agak risih melihat temperatur yang lumayan tinggi tersebut. apa memang ada dampak , mohon penjelasan dan terima kasih Satrio Pratomo rio_coolboy@yahoo.com

Jawab: Pak Satrio Pratomo. Sekarang harga Pertamax selisih jauh lebih mahal dari Premium, sekitar 1 setengah kali lipat. Saya tidak yakin, kalau pakai pertamax jarak tempuhnya bisa satu setengah kali, dari 1 liter 6 km menjadi 9 km. Oleh karena itu lebih baik melakukan merawatan mesinnya. Coba periksa saringan udara, kalau sudah kotor lebih baik diganti baru. Kalau saringan udara bersih, bisa membuat mesin lebih irit. Kemudian cara mengemudikan mobil ini perlu diubah, selalu menggunakan RPM antara 2500. Tentang beberapa produk penghemat bahan bakar, saya pernah mencoba pakai, tapi hematnya tidak lebih dari 10 %. Saya sarankan untuk melakukan pengecekan CO, distel pada posisi paling rendah. Mesin memang perlu panas, yang penting perhatikan, apakah setelah jalan 2 km, meternya menunjuk pada angka yang tetap dan tidak sampai mendidih.

Tanya: Saya mau nanya pak. Kalau understeel untuk mobil tahun 96 apa sudah perlu diperbaiki ya? Sepertinya di daerah kemudi kalau kena gronjalan suaranya agak banyak (bunyi "dek-dek) atau kurang kenceng. Tapi buat kenceng ngak getar (kecepatan 100 km/jam) Adi Rintoshakti adiadhistra@yahoo.co.id

Jawab: Umumnya mobil usia 10 tahun belum perlu stel under stel, apalagi jenis sedan yang biasanya beroperasi dijalan beraspal dan baik. Namun kalau ada bunyi maka kita perlu mencari penyebabnya. Supaya penjelasan saya lebih terarah harap beritahuan merk mobilnya apa. Kalau Anda menggunakan all new Corolla atau sejenisnya saya sarankan periksa rack end pada sistim stir. Batang penggerak, terusan dari stir, dibagian ujungnya ada komponen bentuknya seperti tie rod. Bantalan didalamnya dari plastik, bisa jadi sudah aus. Bagian ini tak bisa diperbaiki, maka perlu diganti baru. Atau, hub joint stir dan stelan pada penekan pinion stir, maaf istilah ini yang tahu teknisi.

07 November 2007

Cara menggunakan lampu yang benar

Kedaulatan Rakyat Maret 1997.

Lampu mobil terutama lampu besar yang dipakai untuk keper­luan malam hari banyak yang diubah. Kekuatan lampu yang mula- mula 55 W dan 65 W diubah menjadi 100 W dan 110 W. Ubah- mengubah sinar lampu ini sekarang tidak jelas lagi aturannya. Membolak- balik PP no 44 tahun 1993 juga tidak mengatur sampai ke sinar lampu. Setiap mobil ingin lampunya lebih terang dari lawannya.

Perlombaan ini tentu mengakibatkan ada yag menjadi korban yaitu yang lemah, baik yang lemah sinar lampunya maupun yang lemah isi kantongnya. Dapat dibayangkan sinar lampu 2 x 110 Watt ( ada mobil yang 4 buah lampu depan) menyinar sebuah mobil tua yang dikemudikan oleh orang tua. Tentunya membuat ia serba repot. Sinar yang terang dan menyilalukan kalau datang sekonyong- kon­yong seperti membutakan mata. Kalau itu terjadi di jalan yang lebar dan sepih tentu bisa dimaafkan, namun kalau di jalan yang ramai dan sempit tentunya sangat menyiksa. Apakah sisi kirinya aman agar terhindar dari senggolan, apakah di depan ada yang ada kendaraan lain semuanya jelas mengganggu konsentrasi pengemudi.

Penggunaan lampu yang baik dan benar memang ada pedomannya baik sinar maupun jarak, baik untuk lampu jauh maupun untuk lampu dekat. Berikut beberapa saran yang kiranya berguna bagi Anda:


1. Gunakan sinar lampu berkekuatan di bawah 100 Watt, karena lampu dengan kekuatan ini masih dapat ditoleransi oleh mata. Dalam mengganti lampu hendaknya juga Anda memperhitungkan kekua­tan alternator mobil Anda. Penggunaan kekuatan lampu yang besar, ditambah dengan untuk AC, tape system pembakaran dan lain- lain keperluaan mobil sering membuat ketekoran pada system pengisian mobil Anda. Untuk mengatasi hal itu, sering aki mobil diganti dengan aki yang lebih besar. Tindakan ini keliru dan tidak menge­na/ tidak mengatasi permasalahan. Tindakan mengganti aki tidak perlu dilakukan kalau altenatornya cukup kuat memberikan arus untuk semua keperluan mobil, atau sebaliknya kalau altenatornya dengan kemampuan kecil dibebani dengan keperluan arus yang besar maka jelas tidak akan mentuntaskan maslah. Sama halnya dengan dengan keperluan air di rumah Anda. Sebesar apapun tandon air kalau penggunaan air lebih besar dari suplai air dari pompa, maka suatu saaat air di tandon akan habis juga. Dengan demikian, mengganti lampu yang kekuatan Watt yang besar juga memberikan dampak pada system pengisian arus di mobil.

2. Kalaupun mobil Anda sudah dilengkapi dengan lampu jauh 110 Watt, maka jangan sembarang menggunakan. Rendahkan sinar lampu Anda begitu mendapat permintaan dari depan. Mobil depan yang memberikan aba- aba lewat lampu menandakan lampu Anda mengganggu pegemudi dari depan. Ada pula pengemudi yang tidak merendahkan lampunya saat berpapasan dengan pengandara sepeda motor atau sepeda. Sinar lampu Anda yang terang sangat mengganggu pandangan dan membahayakan pengemudi lawan arah. Kedua jenis kendaraan ini memang bukan tandingan namun kalau mendapat lawan yang lebih kuat seperti truk atau bus maka bisa - bisa mobilnya di tengahkan dan Anda menjadi kerepotan mencari jalan yang aman.

3. Ketika Anda mau mendahului mobil di depan pada malam hari, cukup satu dua kali memainkan lampu. Tidak berulang kali seperti tidak sabar dan marah. Tindakan ini tidak etis dan mengganggu. Bisa jadi untuk melampiaskan rasa kesalnya maka mobil Anda cidera dengan cara disenggolkan. Ketika berada dibelakang mobil harus menggunakan lampu dekat karena lampu jauh menyilaukan pengemudi di depan. Begitu pula saat Anda sedang mendahuluinya, rendahkan lampu Anda.

4. Ketika Anda mau membelok ke kiri gunakan rikting kiri bukan menggunakan lampu rem dan rikting kanan. Cara ini sangat mengganggu pengemudi dibelakangnya. Pengemudi di belakang Anda menjadi bingung, apa maunya Anda. Anda mengganggu dan tidak sopan. Dengan tindakan seperti itu menyebabkan pengemudi dibelakang berhenti dan pasti Anda diomeli. Tidak ada keuntungan yang Anda peroleh, kecuali Anda mempermainkan orang lain. Ada kalanya mungkin kesalahan ada pada penyambungan kabel. Maksud Anda meng­gunakan rikting kiri, yang terjadi malah adalah rikting kanan. Maka perlu pemeriksaaan sebelum berangkat> Kondisi mobil diperik­sa termasuk apakah lampu- lampu berfungsi benar. Kejadian ini bisa terjadi pada mobil -mobil tua yang soket- soket lampunya sudah rusak dan kabel- kabel hanya "diplintirkan" satu sama lain.

5. Di mobil juga ada lampu yang sering disebut lampu kota. Ada yang ditilang oleh petugas pada malan hari karena tidak mengguna­kan lampu besar. Istilah itu memang sudah lama ada, dan sekarang ditafsirkan lain. Lampu- itu bukan lampu kota tetapi lampu parkir, yang nyalanya redup. Tidak bisa untuk menyinari jalan. Lampu yang menggunakan Watt kecil ini digunakan saat Anda berhenti dan parkir serta tidak banyak menghabiskan arus aki.

06 November 2007

Membuat Lebih Empuk

Suara Merdeka Maret 2007
Tanya: Saya mempunyai Mazda Capella tahun 89, mempunyai masalah pada mobil saya ini: Mobil dalam keadaan jalan 50 – 60 km/jam ada suara mbengung di bagian depan sebelah kanan seperti lager ban yang aus, tapi apa bila pada posisi ban atau stir belok ke kiri sedikit saja, suara itu hilang sendiri, tapi kalau stir kembali lurus atau belok ke kanan mbunyi itu malah tambah keras. Lebih terasa lagi apabila mobil dalam keadaan jalan menurun, karena suara mesin rendah. Bengkel sudah mengganti lager as depan dan stampet, tapi tetap belum juga sembuh. Apa yang menyebabkan. Terima kasih. H M Tonani. Sp.d.

Jawab:
Mobil Mazda Capella tahun 89, merupakan mobil dengan penggerak roda depan. Maka penyebab bunyi paling tidak ada 4 macam. Pertama karena permukaan ban yang tidak rata, namun bunyi menyerupai bunyi ban Jeep (hartop), nampaknya tidak terjadi pada mobil Anda. Kedua, kalau bunyi karena lager roda, di permukaan bearing (lager) terlihat ada cacat-cacat, setelah diganti baru bunyi pasti sudah hilang. Ketiga bisa jadi as roda tempat kedudukan bearing sudah aus, namun kecil kemungkinan. Dan keempat saya kira disebabkan oleh drive shaft. As yang menggerakan roda depan.

Tanya: Saya ingin tanya sehubungan tulisan bapak di SM 21/2/07 'Guncangan pada Escudo'. Apa hubungannya roda R14 dan R16 dengan kenyamanan mobil. Apakah benar jarak antar sumbu roda juga berpengaruh untuk kenyamanan??? Saya kok pernah mendengar semakin panjang semakin nyaman. Kalau dilihat Katana, Forsa dan Starlet, memiliki jarak antar sumbunya hampir sama, tapi kan nyaman Forsa. Bagaimana membuat Katana senyaman Forsa? Terima kasih banyak atas jawabannya dan kapan saya pasti akan konsultasi lagi.....SALAM OTO........! Grahaita Gumelar grahagumelar@yahoo.co.id

Jawab: Kenyaman mobil berhubungan dengan tinggi dan besarnya mobil. Bus besar walaupun lebih tinggi dan bannya lebih besar dari Escudo tapi karena ukuran keseluruhanya besar maka ia lebih nyaman. Semakin berat mobil semakin nyaman. Seperti kapal laut, kapal besar lebih nyaman dibandingkan dengan perahu.

Soal Escudo sudah semestinya begitu, karena mobil itu didesain untuk medan berat. Nah kalau dijalankan di jalan licin tidak soal, nyaman- nyaman saja. Namun ketika kita mau jadikan Escudo seperti Karimun atau Forsa, maka konstruksinya harus diubah. Dibuat lebih rendah. Sulit membuat mobil SUV menjadi seperti sedan, karena harus banyak merubah konstruksinya.
Katana didesain sebagai Jeep, konstrruksinya lebih kekar, per keras, ban dan velg besar. Kalau mau empuk maka per, ban dan velg harus diubah.

Soal jarak sumbu roda yang lebih panjang memang lebih nyaman. Bandingkan Katana, Kijang atau Minibus L300 dibandingkan dengan bus Mercedes Benz. Jarak sumbu roda adalah jarak roda depan terharap roda belakang.

05 November 2007

HIDUPNYA KALAU ADA SINAR MATAHARI.

Kedaulatan Rakyat Mei 1998
Saya punya sedikit masalah dengan minibus saya tahun 1990. Beberapa waktu yang lalu jarum penunjuk temperatur pada Control Panel bergeser ke kanan hampir separuh. Karena terasa panas lalu mobil saya bawa ke tukang radiator untuk dibersihkan. Setelah dibersihkan jarum sudah tidak setinggi semula. Namun yang menjadi keraguan saya, yaitu waktu bengkel tersebut memasangkan kembali radiator thermostatnya tidak dipasangkan kembali, katanya "tidak pakai thermostat juga tidak apa- apa"

Karena usia mobil sudah tua maka sebelumnya mobil dimasukan ke beng­kel untuk diganti ring, piston, timing belt dan semua pakingnya. Setelah 3 bulan ada gejala yang timbul. Ada air yang bocor dari system pendingin. Air di reservoir tank selalu berkurang setiap hari dan ujung pipa knalpot juga mengeluarkan air.

Tanya:
1 Apa hubungan antara thermostat dengan control panel temperatur ? dan betulkah mobil yang tidak menggunakan thermostat tidak apa- apa? Apa pengaruhnya pada mobil saya kalau tidak menggunakan thermostat?
2. Apakah baut- baut cylender head perlu dikeraskan lagi?
3. Apapah hal tersebut dikarenakan ada baut yang sudah dool?
4. Kalau tidak punya alat torsi bagaimana caranya mengencangkan baut cylinder head?

Jawab:
1 Apa hubungannya antara thermostat dengan meter temperatur. Kedua- duanya ada pada system pendingin mesin yang menyatu dengan mobil secara keseluruhan. Kalau di- "andai-andaikan", maka thermostat itu lampu pengatur lalu lintas sedangkan meter tenperatur adalah rambu- rambu lalu lintas. Tanpa rambu- rambu lalu lintas bisa saja lalu lintas lancar, asal setiap pengguna jalan punya tenggang rasa yang tinggi, kalau tidak akan terjadi kemacetan lalu lintas. Sedangkan lampu pengatur lalu lintas fungsinya lebih fital. Bayangkan dipersimpangan yang ramai yang tidak dilengkapi dengan lampu pengatur lalu lintas!

Thermostat itu penting! Dengan thermostat temperatur mesin bisa konstan. Naik turun gunung atau dalam cuacu panas maupun dingin thermostat menjaga agar temperatur mesin konstan. Kon­stannya tempertur pada 85 sampai 90 derajat Celsius ini mutlak diperlukan agar ruang pembakaran mesin awet tidak cepat aus, jadi tidak perlu cepat mengganti ring piston.
Penulis sarankan:
Minta bantuan teknisi agar mereka mengadakan pengetesan pada thermostat dengan dicelupkan ke dalam air mendidik. Pengetesan dengan air yang mendidih, pada thermostad yang masih baik akan tampak bagian klepnya memekar/ membuka. Kalau tidak terjadi perubahan pada thermostad, maka disarankan mengganti dengan thermostad baru, dan bukan dengan membuangnnya.

Sedangkan mengenai meter temperatur, kalau setiap hari setelah berjalan 3 km tempat kedudukan jarum pada meter tempera­tur tetap pada tandanya yang sama terus menerus artinya mesin Anda sehat, dengan cacatan mesin tidak sampai mendidih. Hal itu menandakan mobil Anda dalam keadaan sehat.

Sebaliknya kalau mesinnya mendidih, maka yang pertama yang perlu diperiksa adalah kebocoran- kebocoran yang terjadi pada slang radiator, radiator atau blok mesin. Apakah ada air yang menetes saat mobil diparkir dan kedua periksa tutup radiatornya, apakah kondisinya masih baik. Bawakan tutup radiator itu dan minta diperiksa ke bengkel dealer mobil Anda, apakah masih baik? Tutup radiator ini sering kurang diperhatikan, walaupun fungsinya sangat penting. Tutup radiator yang sudah rusak menyebabkan uap air langsung menguap dan akibatnya air di dalam radiator menjadi berkurang, dan sering hanya diganti dengan kain lap sebagai pentutup. Pikirnya sekedar mendaga agar air tak keluar, padahal kalau air panas ada tekanan maka air akan meluber bisa tutup radiator sudah rusak. Karena airnya kurang, dan ada ruang kosong maka air semakin cepat mendidih.

Kalau ternyata tutup radiatornya baik, bawakan mobil untuk stel mesinnya dan minta hilangkan panas yang sampai membuat mendidih tersebut pada bengkel dealer. Ternyata mobil Anda pernah turun mesin dan mempunyai masalah dengan system pendingin setelah turun mesin maka disarankan bagian ini yang lebih dahulu dicari penyebabnya. Kalau kebocoran di bagian depan, ada bubungan dengan radiator, slang- slang dan pompa air. Minibus Anda menggu­nakan pipa- pipa aluminium yang terpasang pada blok mesin, dan bagian ini lebih cepat keropos. Lihatlah apakah disekitarnya ada warna putih seperti kapur, itu tandanya air suka merembes dari situ. Ganti pipa baru, atau perbaiki sampai tidak ada kebocoran lagi.

2. Baut cylinder head harus terkancing dengan keras, kalau kendor, akan ada yang bocor maka pembakaran di dalam cylinder mesin tidak sempurna. Gejala dari baut cylinder head tidak kencang bisa berupa air rdiator cepat habis, namun biasanya lebih kentara pada putaran mesin. Mesin menjadi bergetar dan tidak bisa berputar pada RPM rendah. Kalau sudah parah, maka disaat pedal gas diinjak bahkan mesin menjadi mati.

3. Rasanya tidak ada baut yang dol, karena kalau dol mestinya sudah diperbaiki oleh bengkel, oleh karena itu coba sekali lagi tanyakan ke bengkel yang dulu memperbaiki. Kalau ada baut yang dol, mesin mobil Anda tidak bisa hidup dengan tenang dan biasanya bergoncang dengan keras.

4. Untuk mengancing baut cylinder head harus menggunakan petunjuk dan ada pula urutannya. Pengancingan harus mulai dari tengah dan menggunakan kunci torsi, agar pengancingan bisa rata. Pangancin­gan dimulai dari tengah dimaksudkan agar tekanan bisa rata pada semua bagian cylinder head. Selain itu pengancingan cylinder head juga harus menggunakan kunci torsi. Kunci yang memilik pembatas kekencangan ini bisa mengontrol, agar setiap baut bisa dikancing dengan tekanan yang sama besar.

Dhodho, STTL "YLH", Winong, Tinalan, Kotagede Yogyakarta 55172.
Tanya: Karena rumah tidak punya garasi maka mobil saya parkir diluar. Kalau kehujanan mobil itu sulit dihidupkan, walaupun akinya kuat memutar mesin mobil. Kalau dibiarkan kena sinar matahari gampang dihidupkan, mengapa demikian?

Jawab. Sulit juga menjawab kalau tidak periksa langsung. Namun Anda bisa coba, cabut kabel busi bagian tengah dari distributor. Dekatkan pada blok mesin, kemudian coba start mesin. Pada jarak 1 cm harus ada loncatan bunga api dengan bunyi letupan bunga api. Kalau bunga api baru ada setelah 3 sampai 5 mm dari blok mesin maka ada yang tidak beres dengan kabel- babel, mungkin ada yang kendor. Perhatikan diatas koil apakah ada resistor. Kalau ada, sebelum mesin distar pasangkan kabel langsung sehingga fungsinya resistor hilang. Dugaan saya
bagian elektrikal mobil ada yang kurang beres.

04 November 2007

Sebaiknya RPM-nya Berapa?

Suara Merdeka Mei 2003

Tanya: Saya selalu mengikuti kolom konsultasi otomotif yang bapak asuh di koran Suara Merdeka. Namun masih ada beberapa pertanyaan, mohon jawabannya. Mobil saya Katana th 91, pada tachometer tertera angka sampai dengan 8000 RPM, mulai 6500 RPM ditandai dengan warna merah. Di RPM berapa sebaiknya dilakukan perpindahan gigi perseneling (dari gigi rendah ke tinggi, dan juga dari gigi tinggi ke rendah), supaya mesin awet? (Apakah ada hubungannya dengan Torsi maksimum). Untuk air radiator, sebaiknya digunakan air minum mineral ataukah air+coolant atau hanya air saja? Berapa lama umur pemakaian busi, platina dan kondensor untuk pemakaian normal? Pada petunjuk tekanan angin ban, disarankan untuk memberikan 20 psi untuk ban depan dan belakang jika tanpa beban. Jika berbeban, ditambah menjadi 26 psi untuk ban belakang. Tapi pada kenyataannya, ban terlihat seperti agak kempis. Berapa tekanan yang semestinya pak (ban 195/70SR15)? F. Budi Setiawan f_budi_s@unika.ac.id

Jawab:
Setelah 6500 RPM, mobil seperti dipaksa dan tidak nyaman lagi, bahkan mesin menjadi boros dan kehilangan tenaga. Bila sedang beroperasi, mobil selalu berada pada 3 jenis kondisi jalan, naik, rata dan menurun. Ketika mendaki dibutuhkan torque lebih besar, jalan datar sedang dan menurun tidak dibutuhkan torque mesin.

Pada buku pedoman, atau liflet penjualan tertulis, torque maksimum pada RPM tertentu. Artinya pada pendakian dan membawa muatan berat, RPM mesin harus dianjurkan berada pada RPM itu, bila lebih rendah ada kemungkinan mobil tidak mampu mendaki. Sebaliknya di jalan datar tidak dibutuhkan torque maksimum, maka RPM bisa lebih rendah karena mobil pasti bisa melaju dengan cepat. Demikian pula ketika menurun. Tentang pemindahan gigi, pada jalan datar ketika kita merasa mesin cukup bertenaga sudah bisa dinaikan ke gigi lebih tinggi. Ketika mesin terasa nyaris tidak mampu segera pindah ke gigi lebih rendah. Tindakan seperti ini menyelamatkan mobil dari mogok. Pengemudi umumnya sudah punya “felling” kapan harus menaikan atau menurunkan posisi gigi transmisi.

Menjaga mobil pada RPM rendah (2000 – 2500 RPM), bisa menghemat bahan bakar. Dengan RPM ini pengemudi biasanya mengemudikan mobil secara hulus dan sabar, dengan demikan bagian mobil menjadi lebih awet. Akan tetapi, bila Anda dihadapkan pada uji kecepatan, dan untuk mencapai kecepatan maksimum seperti yang tertulis pada odometer, gigi satu mungkin sudah harus mencapai 40 km/jam, gigi dua 70 km/jam, gigi 3, 100 km/jam gigi 4, 120 km/jam dan gigi 5, 160 km/jam. Sekali lagi semuanya kembali kepada felling pengemudinya.
Tentang air radiator, sangat dianjurkan untuk menggunakan air yang bebas dari kapur dan air yang meninggalkan sendimen seperti asbes, atau kotorang lainnya. Karena kompomen itu akan menymbat saluran pada pipa radiator. Air mineral ditambah dengan coolant baik untuk radiator.

Busi, platina dan condenser biasanya diganti ketika kita melakukan tune up, akan tetapi bila tidak ada gejala yang mengganggu, seperti mesin tidak bertenaga, sukar distart pada pagi hari, saat RPM stasioner mesin tidak mulus, maka busi, platina dan condenser bisa dipakai sampai 20.000 km.

Ketika kita bertanya tentang tekanan angin ban, maka biasanya jawabannya bisa bermacam- macam. Ada yang mengatakan tekanan 20 untuk ban depan dan 22 psi untuk ban belakang. Sesungguhnya, tekanan angin ban berhubungan dengan beban yang harus didukung oleh sebuah ban. Bila muatannya maksimum maka tekanan angin ban juga harus maksimum seperti angka yang tertera pada sisi ban, agar ban lebih awet. Bila muatan kurang maka tekanan angin ban-pun bisa dikurangi. Tekanan angin ban yang salah akibatnya dapat dilihat pada permukaan ban. Kalau tekanannya terlampau tinggi, maka permukaan ban dibagian tengah yang lebih dahulu habis. Bila tekanan anginnya kurang maka, sisi luar (kiri&kanan) akan lebih dahulu habis atau permukaan ban tidak rata.

Beberapa contoh ban, tekanan angin maksimum ban dan beban maksimum: 195/70R14, 44 psi dan 615 kg. 185/80R14, 36 psi dan 615 kg. 205/55R16, 44 psi dan 580 kg. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa tekanan angin ban maksimum dan beban maksimum sebuah tergantung pada proses dan bahan yang digunakan untuk membuat sebuah ban.
Saran: ketika mengisi angin ban, perhatikan agar permukaan ban rata dilihat dari depan atau, ketika sudah berjalan sekian kilometer, lihatlah apakah seluruh permukaan ban rata.

03 November 2007

MUSIM HUJAN TIBA, SIAPKAN MOBIL ANDA?

KOMPAS, Kamis, 23-11-1995. Halaman: 16

MUSIM hujan tiba. Ia tidak saja membawa kebaikan tetapi juga dampak negatif. Sampah-sampah yang dibuang sembarangan di got, sering membuat bencana, mengakibatkan banjir di musim hujan. Air yang menggenang, terutama di daerah landai, tentu amat membahayakan mobil. Padahal hampir semua bagian mobil peka terhadap air, terutama mobil-mobil yang kini dilengkapi sistem komputer. Lempengan atau card tempat melekatnya komponen elektronika saling berdekatan. Bila ada setitik air yang sempat menerobos bagian ini, niscaya akan mengacaukan kerja komponen mesin.

Namun, Anda tidak perlu terlalu takut, karena komponen-komponen itu sudah diletakkan pada tempat yang dianggap aman. Lain halnya, bila Anda memberanikan diri membawa mobil berenang. Artinya, air sudah menutup lingkaran ban, bahkan menutup kap mesin, mobil dipaksa jalan terus. Keberanian ini tentu membawa risiko besar.

Air tidak hanya membahayakan komponen elektronika, tetapi juga bagian rem, mesin, jok dan karpet yang ada di ruang penumpang, serta bagian-bagian pelengkap lainnya. Anda pun perlu memperhatikan bagian demi bagian dari mobil Anda, mulai dari depan sampai ke belakang. Apa saja yang bisa dikerjakan untuk mengamankan mobil

Pelindung reflektor
Bagian ini ada pada mobil yang menggunakan lampu halogen. Umumnya lampu halogen sudah terpasang saat Anda membeli mobil, atau kadang-kadang dipasang sendiri. Namun lampu halogen pasti punya pelindung reflektor.

Lampu halogen sendiri terdiri dari bulp dan rumah lampu yang menyatu dengan reflektor. Sinar lampu ini dipantulkan oleh reflektor, karena itu kondisinya harus selalu bersih dan mengkilap. Dengan demikian sinar lampu bisa sempurna. Reflektor yang sudah kusam, kotor, atau terkelupas lampisannya, tidak akan bisa memantulkan sinar dengan baik.

Rusaknya reflektor bisa disebabkan oleh air. Air hujan atau air bekas mencuci mobil yang meresap masuk rumah lampu, akan menggenangi reflektor bagian bawah. Ketika lampu menyala dan menghasilkan panas, air yang ada di dalam kotak lampu akan menguap ke bagian atas. Uap ini bisa mengakibatkan permukaan reflektor menjadi kusam. Karena itu, perawatan terhadap bagian ini mutlak harus dilakukan, agar lampu tetap bersinar terang dan reflektor bisa tahan lama.

Selain itu, bulp halogen yang banyak terpengaruh air, tidak tahan lama, alias cepat putus.

Datangnya air

Pertanyaannya kini, darimana datangnya air, sehingga masuk ke rumah lampu? Di bagian belakang rumah lampu yang berbentuk setengah bola, ada lubang tempat menempatkan bulp halogen. Sepintas, Anda dapat saksikan bulp halogen seperti sebuah pentil yang menonjol di puncak setengah bola itu. Di sekelilingnya ada karet berwarna hitam, merah, atau biru, yang ditengahnya berlubang. Karet ini bertugas melindungi rumah lampu, agar air tidak masuk. Kalau tidak ada perubahan, entah karena mengganti bulp atau perbaikan lainnya, umumnya bagian ini terpasang dengan baik.

Pemasangan karet yang terbalik atau tidak ditekan rapat ke rumah lampu, akan memudahkan air masuk ke bagian dalam rumah lampu. Seharusnya hal itu tidak perlu terjadi, karena pada karet pelindung sudah tertera tulisan "TOP", maksudnya agar bagian itu ada di atas. Pemasangan yang terbalik akan engakibatkan lubang penguapan yang ada pada karet pelindung berubah fungsi menjadi lubang masuk air. Selain memperhatikan letaknya, karet pelindung juga harus ditekan dan melekat sempurna pada bagian belakang lubang rumah
lampu.

Damper air
Damper atau lempengan yang terbuat dari plasti atau plat baja ini terletak di bagian bawah depan mobil. Bagian ini amat membantu mengurangi cipratan air masuk ke ruang mesin. Selain bisa mengotori mesin, air juga membahayakan sistem kelistrikan mobil. Kerusakan damper yang terbuat dari plastik, umumnya terletak pada baut pengancing.
Lubang biasanya menjadi lebih besar, sehingga

tidak bisa mengancing baut dengan baik. Akibatnya, Anda sering melihat ada plastik menggantuk di bagian depan-bawah mobil.

Untuk membereskan damper, bukan hal yang sulit. Anda cukup melepas baut pengancing, memberikan sebuah ring yang lebih besar, lalu mengancingkan kembali, dan beres. Plastik-plastik pelindung ini bukan saja ada di bagian bawah mesin, tetapi juga ada yang di atas setiap ban. Periksalah bagian itu.

Sistem kelistrikan
Sistem kelistrikan, bisa terlihat pada bagian-bagian seperti koil, distributor (delko), kabel busi. Titik-titik air yang mencapai bagian tutup distributor bisa mengakibatkan sistem pengapian kacau. Urutan distributor untuk setiap silinder menjadi tidak beraturan, lalu membuat mobil mogok.

Karena itu, hal pertama yang harus Anda perhatikan - apalagi mobil Anda sudah berusia lebih dari tujuh tahun - amati karet yang terletak di antara tutup distributor dengan rumah distributor. Gantilah dengan karet yang baru, bila dalam pengamatan ternyata karet itu sudah mengeras.

Bila Anda mengalami mesin pincang, bergetar tidak beraturan, baik setelah kebanjiran atau setelah mencuci mesin, bisa jadi disebabkan adanya air di tutup distributor, atau membasahi busi. Anda harus melepas tutup distributor, keringkan dengan kertas tisu, atau memanaskannya dengan tujuh batang korek api, niscaya mobil normal kembali.

Karet wiper

Hal yang tidak kalah penting adalah karet wip er. Meski kelihatannya tidak penting, karena setiap tahun mungkin hanya digunakan 40 persen, itu pun untuk hanya untuk membersihkan kaca depan, namun perannya amat besar. Karet wiper akan sangat membantu Anda, bila dalam perjalanan terjadi hujan deras. Bila dalam keadaan seperti itu karet tidak bekerja optimal, mungkin wiper justru

membuat kaca menjadi buram, dan membuat kaca cacat bergaris-garis, serta menimbulkan bunyi derit yang tidak enak di telinga. Kejadian-kejadian ini jelas akan mengganggu konsentrasi Anda.

Untuk mengatasinya, apalagi bila Anda ingin menggantinya, tidak sulit. Lepaskan pegangan karet wiper, bersihkan dengan kertas amplas permukaan karet yang bersinggungan dengan permukaan kaca, atau gosoklah permukaan karet itu dengan permukaan ban mobil. Bila ada kesempatan, gantilah dengan karet wiper yang baru. Anda juga bisa menghemat hanya dengan mengganti karetnya saja, karena jauh lebih murah dari pada mengganti seluruhnya. Komponen ini banyak dijual ditoko-toko suku cadang, atau bahkan di pasar swalayan.

Namun, untuk menangani semua hal itu, harus hati-hati. Kalau besi yang menjadi dudukan karet wiper itu sudah bersinggungan dengan kaca karena longgar atau aus, maka Anda harus menggantinya secara lengkap. Kalau tidak, wiper justru akan menggores kaca mobil Anda.

Pompa air wiper

Perlengkapan lain adalah reservoir air wiper dan pompa air. Periksalah apakah pompa bekerja dengan baik dan tangki reservoir tidak bocor. Sediakan shampo yang sewaktu-waktu bisa membantu membersihkan permukaan kaca yang berminyak. Selain itu, berikan sedikit shampo atau sabun di permukaan kaca.

Ada sebagian pemilik mobil yang tidak mau repot, maka shampo atau sabun dimasukkan bercampur dengan air pembersih. Cara itu tidak dianjurkan, karena pembersih bisa mengkristal dan menghambat kerja pompa, bahkan bisa menyumbat saluran air.

Selain itu, bahan kimia yang ada dalam air pembersih dan terciprat ke bodi mobil lainnya, bila tidak langsung dibersihkan akan membuat cat mobil menjadi kusam. Periksa pula arah air yang disemprotkan dari nozle. Bila terganggu, lancarkan dengan menusukkan peniti dan ke lubang keluar air sekaligus mengarahkan semprotan air ke kaca depan.

Karet-karet pintu

Mobil-mobil telah dirancang untuk kepuasan pemakainya. Gas buang, bunyi berisik dari luar dan air amat mengganggu bila mencapai ruang penumpang. Karena itu, pada mobil dipasang sekat-sekat dari karet yang efektif melindungi penumpang dari aneka gangguan yang tidak diinginkan.

Sebuah mobil baru dinilai cacat bila pada musim hujan terjadi kebocoran. Meski ada beberapa peneyabab, seperti sistem pengelasan yang tidak sempurna, namun bagi Anda yang penting adalah memperhatikan kondisi karet-karet skat. Gantilah kalau Anda menemukan ada yang sobek.

Karet ini penting Anda perhatikan, terutama bagi mobil yang dilengkapi power window. Karet yang "menjepit" kaca, secara tidak langsung juga menjadi pembersih kaca yang selalu naik-turun. Gerakan turun kaca, selalu membawa debu. Debu itu tertinggal pada karet yang kemudian mengeras. Saat hujan tiba, bagian ini menjadi lebih seret, maka turun naiknya kaca pun menjadi lebih berat.

Jangan dikira ini hal ringan! Kaca yang tidak bisa naik-turun dengan ringan akan menyebabkan elektro-motor power window membutuhkan kerja ekstra, bahkan tidak mustahil terbakar. Untuk mengatasinya, Anda harus melepas karet sekat itu. Rendamlah dengan air dan bersihkan, niscaya kotoran akan terlepas.

Sistem rem

Bagian yang satu ini maha penting, bukan saja pada saat hujan tetapi juga saat mobil berjalan di jalan raya. Banyak korban muncul, hanya dikaeranakan rem blong. Rem mobil Anda pun perlu dicek. Caranya, hentikan mobil pada jalan miring, kemudian pedal rem diinjak sampai mobil berhenti.

Dalam keadaan transmisi netral, setelah pedal rem dilepas, mobil harus bisa menggelinding. Bila tidak ada reaksi, menandakan ada yang macet pada silinder rem di roda-roda. Juga sebaliknya. Walau pedal rem sudah diinjak berulang kali, tetapi mobil terus berjalan, menunjukkan sistem rem tidak bekerja sempurna.

Pada musim hujan, bila sistem rem mobil Anda perlu diperiksa, maka yang perlu diperhatikan adalah karet pelindung, baik untuk sistem rem tromol maupun sistem rem cakram. Karet yang sudah sobek akan menyebabkan air menggenangi bagian itu, lalu mengakibatkan karat yang akhirnya memacetkan sistem rem secara keseluruhan.

Lubang-lubang

Bagian dasar mobil, tidak semuanya tertutup, ada pula beberapa lubang. Lubang itu ada yang dipakai untuk dilewati kabel, ada pula yang berfungsi untuk membuang kotoran atau air saat mobil dicuci. Sebenarnya bagian mobil sudah dilengkapi penutup. Namun bisa jadi, lupa dikembalikan ke tempatnya setelah membersihkan mobil. Air bisa masuk lewat lubang itu, lalu mengendap dan dalam kurun waktu tertentu bisa menyebabkan karat pada dek mobil.

Kini, bukalah bagasi mobil sedan Anda. Di bagian itu ada beberapa lubang. Semua yang ada di bagasi diturunkan, termasuk ban serep dan kunci- kunci. Perangkat audio, tidak perlu dilepaskan. Setelah itu, perhatikan dan kalau ada lubang yang tidak tertutup dengan baik harus ditutup. Pekerjaan ini sama pentingnya saat Anda kembali dari perjalan dan hujan deras. Periksalah apakah ada air yang mencapai bagasi mobil Anda, khususnya pada bagian kiri dan
kanan yang bisanya tertutup karpet. Bagian yang lebih rendah ini umumnya menyimpan air, lalu bersihkanlah.


Menjemur mobil

Mobil-mobil yang beroperasi pada musim hujan, lazimnya sering lembap dan basah. Bahkan, untuk mobil yang berlalu lalang dan berlokasi di Pantura Jawa, sering harus berenang di air yang bercampur dengan air laut. Biasanya, setelah pulang dari perjalanan, mobil perlu dicuci dengan air bersih. Setelah itu, mobil perlu dijemur, sampai kering.

Kondisi ban

Perikasalah permukaan ban mobil Anda. Jangan menggunakan ban yang sudah gundul karena mobil menjadi tidak stabil dan pengereman menjadi tidak pakem. Di musim hujan, jalan yang licin menuntut keadaan ban mobil yang kondisinya prima. Bukan hanya kondisi permukaan ban, tetapi tekanan angin ban juga harus selalu diperiksa.

Ban yang tekanan anginnya tidak rata sangat mengganggu stabilitas dan kemampuan pengereman. Tekanan angin yang tidak sama, membuat permukaan ban tidak sama, telapak ban yang menyentuk jalan pun tidak rata. Akibatnya pengereman tidak bisa pakem. (Martin T. Teiseran, ahli mekanik, pengarang buku otomotif, bekerja di Semarang)

Teks Foto:

Kompas/kr

MEMBAHAYAKAN-Banjir, selain membuat lalu lintas macet, sebenarnya juga

mengancam komponen elektronika, tetapi juga bagian rem, mesin jok dan

karpet yang ada di ruang penumpang

02 November 2007

Karburator Bisa Bikin Payah

Kedaulatan Rakyat Oktober 1996

Khoirudin S, Pagutan- Penggol, Nglipar Gunung Kidul - Yogyakarta 55852.
Bung Martin yang saya hormati, teman saya mempunyai mobil Mtitsu­bisi Colt Station tahun 1980. Mobil tersebut mempunyai beberapa masalah yang ingin saya tanyakan:

1. Mengapa karburator mobil tersebut cepat kotor, padahal sarin­gan sudah diganti baru?
2. Apa pengaruh karburator tersebut terhadap mesin mobil?
3. Saya dengar dari tetangga, sebaiknya karburator tersebut diatasi dengan STP. Apakah ada efek sampingan dengan menggunakan STP untuk karburator tersebut?
4. Mengapa mobil tersebut sukar dihidupkan? Bagaimana mengatasi permasyalahan mobil ini? Atas dijawabnya pertanyaan ini, saya ucapkan terima kasih.

Jawab: Lazimnya pada mobil berusia 16 tahun mengalami banyak gangguan. Ada bagian yang sudah aus akibat pergesekan material besi dengan besi, ada juga aus akibat pergesekan antara material baja dengan seal yang terbuat dari karet. Ada pula yang mengalami korosi, atau sering kita dengar kata karat. Umumnya karat yang tampak adalah karat pada body mobil sehingga dengan mudah kita bisa melihat dan mengatakan bodynya mulai karat, dan kemudian berusaha untuk memperbaiki body yang karat tersebut.Kasus yang menimpah obil teman Anda akibat karat juga, namun tidak tampak dari luar, karena yang mengalami karat adalah pelat tangki bensin. Tidak ada sumber penyebab lain karburator kotor, selain tangki yang sudah berkarat. Bukan bensin, karena yang diisi ke tangki mobil taman Anda sama juga untuk pemilik mobil yang lain.

Cara terbaik untuk mengatasi karburator yang kotor adalah dengan cara membersihkan tangki bensin tersebut dari karat. Pada mobil Colt T 120, membongkar dan memasangkan kembali tangki tidak sulit. Penting bagi Anda, pada saat membersihkan tangki jangan menggunakan air atau minyak tanah (minyak bakar). Sebaiknya menggunakan bensin saja. Tangki yang sudah dilepas, diisi dengan bensin dan kemudian di kocok berulang kali. Pada saat membersihkan Anda akan mendengar geseran lepasan karat yang ada di dalam tangki. Bersihkan sampai bunyi tersebut hilang. Cara yang dilakukan saat ini tidak efektif, karena sumber penyebab kotornya karburator tidak dihilangkan. Sekalipun sudah dibersihkan, sese­waktu tangki tersebut akan memproduksi karat lagi, mungkin tidak lama kemudian tangki tersebut bocor. Mungkin Anda akan mengatasi kebocoran tersebut dengan membawa tagki tiu ke tukang solder (tukang radiator), namun kalau sudah banyak tambalan maka sebaiknya diganti dengan tangki baru.

Karburator yang kotor jelas akan mempengaruhi kinerja mesin. Karburator yang dapat juga disama dengan paru- paru manusia tersebut kalau kotor, sama halnya dengan orang yang mengalami batuk pilek. Mesin dengan kondisi seperti ini jelas tidak bertenaga dan pincang, seperti orang yang kurang bertenaga, tidak bersemangat, karena saluran- saluran yang ada pada karburator bisa jadi tersumbat dengan partikel halus berwarna kuning tersebut. Dalam jangka waktu yang lama partikel yang ikut masuk keruang mesin akan ikut mempercepat keausan pada ring pistom dan selinder mesin. Namun bisanya karburator yang tersumbat dengan kotoran, memberikan dampak langsung pada pengemudi. Mesin yang kurang bertenaga, mendorong pengemudi untuk memperbaiki mobil tersebut.Pada dasarnya STP yang dianjurkan adalah bahan pembersih, karburator.

Dengan menggunakan cairan tersebut kotoran yang menyumbat saluran bensin dan udara yang ada di dalam karburator, terkikis, pada saat mesin di hidupkan. Cairan ini digunakan untuk membesihkan karburator, maka bisanya terbuat dari campuran yang beracun dan berbahaya untuk kesehatan. Maka pada saat menggunakan cairan pembersih tersebut, mobil diparkir di halaman terbuka. Gas buangnya mengandung gas beracun dengan kadar tinggi. Kecil efek sampingan dari STP cleaner tersebut.

Namun yang penting, yang perlu dilakukan adalah mengatasi sumber penyebab kotoran tersebut.Pertanyaan Anda soal mesin sukar hidup, ada 3 hal utama. Pertama arus bensin harus lancar sampai di karburator dan karburator dalam kondisi baik. Kedua, sistem pengapian, mulai dari aki, koil, delko busi, platina dan kondensor harus dalam kondisi baik. Tidak cukup itu, saat penyalaan (pengapian) mesin juga harus tetap diukur dengan timing ligt. Dan ketiga, tentunya kompresi mesin harus baik pula. Kalau mesin yang kompresinya sudah rendah sulit dihidupkan, apalagi penyebab rendahnya kompre­si karena kebocoran pada katup/klep. Agar mesin dapat dihidupkan dengan gampang, ketiga hal harus dalam kondisi baik. Cobalah mesin mobil dihidupkan pada malam hari di tempat yang gelap. Perhatikan apakah ada kedipan- kedipan seperti kunang- kunang di ruang mesin. Gejala ini menunjukan, pembakaran di dalam selinder kurang baik.

Penyebabnya bisa karena busi mati, bisa juga karena permukaan klep yang kotor, sehingga kompresinya bocor. Ada juga mesin yang sudah berputar tetapi seperti ada reaksi, dan pada saat kunci kontak dilepas baru mesin hidup. Hal seperti ini biasanya terjadi pada mobil- mobil tua, karena terjadi keausan pada kunci kontak. Sangat dianjrkan agar mobil teman Anda di bawa ke bengkel untuk diopservasi. Pada bengkel- bengkel yang baik, ada peralatan untuk memeriksa bagian - bagian dari mobil. Pasti­kan bagian dari mobil dalam kondisi baik.

01 November 2007

TAWARAN KENYAMANAN SEDAN GENERASI TERBARU KIJANG

KOMPAS, Kamis, 09-01-1997. Halaman: 21

GENERASI terbaru mobil Kijang, yang diluncurkan PT Toyota Astra Motor (TAM) Sabtu lalu, sudah barang tentu mengundang perhatian masyarakat, baik itu calon pembeli maupun pemilik Kijang lama. Bukan tidak mungkin, mereka yang baru saja membeli Kijang generasi yang lebih dahulu pun merasa jengkel: Mengapa tak sabar menunggu sampai munculnya yang baru, yang sudah beberapa pekan terakhir ini dibicarakan orang?

HITUNG-menghitung untung-rugi mengganti mobil Kijang lama dengan Kijang yang baru pun menjadi asyik. Bayangkan, kalau yang baru saja terpaut "hanya" Rp 2-4 juta dari yang lama, mengapa tidak pilih yang baru saja?

Generasi terbaru Kijang (1997), harganya cukup terjangkau untuk segmen pembeli di kelasnya. Kendaraan serbaguna dengan kekuatan 1.800 cc yang baru ini dijual dengan harga dari Rp 27,05 juta hingga Rp 43,4 juta off the road.

Pilihan baru, Kijang bermesin diesel, tentu menjadi alternatif lain di samping mobil serba guna Isuzu Panther yang belakangan ini juga sangat populer. Selisih harga antara yang berbahan bakar bensin maupun solar (diesel) pun tak terpaut jauh. Kijang standar pendek, dijual Rp 27,05 juta, SSX (bensin) Rp 34,85 juta sedangkan dieselnya Rp 37,9 juta. (Kompas, Selasa 7 Januari 1997).

Untuk tipe LX standar Rp 27,7 juta dan LX diesel Rp 32 juta. Sedangkan LSX Rp 35,45 juta dan dieselnya Rp 38,5 juta. Jenis yang termewah, Kijang GL Rp 40,7 juta dan yang otomatis SGX Rp 42,5 juta, LGX Rp 43,4 juta.

Jangan heran, bila pemilik Kijang lama yang tidak buru-buru melepas mobil lamanya yang sudah ditawar orang, jadi menyesal. "Kijang lamaku tadinya ditawar orang dengan harga sekian. Kini gara-gara Kijang baru, pasarannya jadi lebih rendah. Mengapa tak saya lepaskan pada saat tawaran lebih tinggi?"

Berubah total
Dari data teknis, ternyata Kijang baru yang muncul awal tahun ini berubah total, baik bentuk bodi maupun rancangannya. Kijang, yang semula mobil dengan "bahan mentah" truk mini yang serbaguna, kini menjadi kendaraan serbaguna yang senyaman sedan.

Selain bentuk luarnya yang total baru, meninggalkan bentuk aslinya yang berlekuk-lekuk tajam seperti "kotak sabun", menjadi nyaris menyerupai sedan dengan tawaran kenyamanan pada pengemudi, penumpang, serta memberi rasa aman yang lebih tinggi.

Selain itu, cara mengatur tempat duduknya, baik yang di deretan kedua maupun ketiga, terkesan yang baru lebih praktis. Seperti dibuktikan, jok deret kedua dan ketiga bisa dengan cepat diubah atau dilepaskan untuk kegunaan lain, semisal mengisi muatan barang, sepeda untuk berolahraga atau piknik, atau bahkan untuk tiduran melepas kepenatan.

Secara teknis bedanya apa?
Kijang bensin, yang baru tetap menggunakan mesin 7K - 1.781 cc dengan perbandingan kompresi 1:9, artinya, masih cukup toleran dengan mutu bensin kita yang cenderung beroktan rendah. Walaupun bunyi mesin Kijang terkenal halus, namun Kijang baru dilengkapi dengan hydraulic lifter yang umumnya dipakai sedan. Dengan menggunakan lifter hidrolik, maka celah katup menjadi nol, artinya mesin menjadi semakin halus, tanpa berisik bunyi klep.

Sedangkan yang bermesin diesel, dengan mesin 2L, mengingatkan masyarakat pemakai kendaraan di negeri ini akan Toyota Hi Ace (Hai Is). Mesin L yang selama ini dipakai Hi Ace, dikenal tidak berisik seperti umumnya mesin-mesin diesel, sehingga mesin L dan 2L juga dipasangkan pada kendaraan-kendaraan taksi Toyota untuk tipe Crown diesel. Kijang diesel ini tentu akan menggoyangkan pasaran minibus yang terkenal sebelum ini, Isuzu Panther.

Upaya menurunkan Coefficient of Drag (CD) pada Kijang baru, dari CD 0.45 menjadi CD 0.38, cukup bermanfaat. Pertama, untuk meningkatkan stabilitas agar kecepatan maksimum bisa meningkat dari semula 140 km/jam menjadi 160 km/jam. Berarti pula Kijang baru lebih stabil untuk dipacu lebih kencang.

Yang kedua, kalau dihitung menurunnya CD sebesar 15%, dan bila dihubungkan dengan iritnya bahan bakar (BB), maka lumayanlah kalau Kijang baru bisa lebih hemat 15% BB sesuai CD-nya yang turun menjadi 0.38.

Kemiringan stir juga diperbaiki. Data yang diperoleh dari Toyota Astra Motor menyebutkan, bahwa batang stir lebih miring 8.5 derajat (dari 38.5 menjadi 30 derajat) yang, katanya, merupakan angka tertinggi yang diizinkan bagi sebuah sedan. Artinya, Kijang generasi terbaru ini memasuki era sedan.

Hasilnya langsung terasa, begitu Anda duduk di belakang kemudi. Ruang gerak pengemudi terasa lebih lapang dan rileks. Demikian pula bagi yang duduk di samping pengemudi, kakinya pun lebih leluasa untuk selonjor.

Kenyamanan bagi penumpang pun rupanya diperhitungkan. Dengan menggunakan casis yang melengkung pada roda belakang, serta lebih rendah casisnya pada bagian depan, membuat posisi duduk penumpang pada deret kedua menjadi lebih leluasa karena jarak dari kaki ke plafon bertambah 100 mm.

Sayangnya, penumpang di deret ketiga tidak berubah. Masih seperti Kijang generasi sebelumnya. Agaknya Toyota kehabisan akal untuk membuat jok deretan paling belakang bisa nyaman, seperti halnya dengan minibus lainnya yang tidak berhasil (kecuali VW Combi yang rancang-bangunnya lebih tinggi).

Konstruksi casis yang berubah menjadi melengkung, menyebabkan Ground Clearance (GC) Kijang lebih kecil dibanding Kijang lama. Kalau pada Kijang lama 44 cm, maka yang baru cuma 34 cm, walau sama-sama menggunakan ban radial dengan ring 14.

GC yang kecil sangat dibutuhkan untuk mobil yang melaju dalam kecepatan tinggi. Bandingkan dengan sedan-sedan yang mampu mencapai kecepatan tinggi, atau pandanglah mobil Formula, bodinya seperti melekat pada lintasan balap!

Kesan lebih kecil
Kesan pertama melihat Kijang baru 1997, spontan akan mengatakan "lebih kecil". Namun yang menjadi kenyataan adalah sebaliknya. Bagian demi bagian, kalau diukur, ternyata ditemukan jarak dari pintu kiri ke pintu kanan lebih lebar. Kijang baru lebih lebar 50 mm, dan jarak jok depan paling ujung ke kaki lebih panjang 70 mm. Artinya, lebih nyaman bagi penumpang maupun pengemudi.

Masih ukuran di dalam ruangan penumpang. Ternyata, jarak lantai deretan kedua ke plafon naik dari 115 cm (lama) menjadi 125 cm (baru), atau 10 cm memberi lebih kenyamanan pada penumpang deretan kedua. Selain itu, secara keseluruhan ukuran panjang, lebar dan tinggi Kijang baru rata-rata naik antara 50 mm sampai 100 mm. Akibatnya ukuran ban pun naik menjadi ring 14" dan radial.

Walaupun ring roda diperbesar dari 13" menjadi 14", Kijang baru ini ternyata tetap menghasilkan ground clearance (jarak bodi tengah ke lantai) yang lebih kecil, dari 44 cm menjadi 34 cm. Wheelbase juga bertambah 10 cm. Kedua perubahan terakhir ini sangat berarti untuk stabilitas mobil.

Menurut Jodjana Jodi, Manager Training dan CS dari divisi Marketing Planning Toyota Astra Motor, kali ini TAM mengeluarkan lebih banyak Kijang untuk dipilih, disesuaikan dengan selera serta kantung pembelinya.

Selain karoseri independen (seperti Rover, dan lainnya), Toyota mengelurkan sebanyak 22 jenis Kijang yang langsung dari pabriknya Toyota. Kijang yang selama ini memiliki Grand Lux (LGX dan SGX) sebagai grade tertinggi, maka sekarang dimunculkan Kijang Krista yang lebih luks, serta Rangga yang sporty untuk para "kaula muda".

Transmisi otomatik yang ditawarkan Kijang baru adalah tipe A45DL yang dikatakan juga dipasang pada banyak tipe sedan Toyota. Seperti halnya Crown seri GS 131 yang menggunakan tipe A/T A42L.

Banyaknya model pilihan Kijang baru tentunya dimaksudkan untuk bisa memenuhi selera dan kemampuan lebih banyak lapisan masyarakat pemakai kendaraan yang berniat membeli mobil.

Meletakkan posisi Kijang baru pada klas minibus, sedan dan jip, tidak menutup kemungkinan porsi penjualan Toyota dalam persaingan yang semakin ketat di pasar negeri ini, akan semakin meningkat. Dari sejak diluncurkannya Kijang "kotak sabun" tahun 1976 pun, kini tercatat tidak kurang dari 600.000 yang terjual.

Tidak mengherankan bila banyak pemakai mobil lainnya, yang semula mengendarai jip, sedan merek lain, ataupun mobil keluarga jenis lain, akan berpaling ke minibus dengan tawaran kenyamanan sedan ini. (Martin Teiseran, ahli mekanik, bekerja di Semarang)

Teksfoto:
Kompas/as
GENERASI BARU - Kijang baru yang muncul awal tahun ini berubah total, baik bentuk bodi maupun rancangannya. Konsepnya pun berubah dari semula mobil ìdengan "bahan mentah" truk mini yang serbaguna, kini menjadi kendaraan ìserbaguna, kini menjadi kendaraan serbaguna yang menawarkan kenyamanan sedan.

31 Oktober 2007

Agar Sepatu Tidak Rusak

Femina
Tidak perempuan tidak pula laki laki, semua suka melirik ke kaki orang lain ketika sedang bercakap- cakap. Masih model atau ketinggalan zaman, mengkilap atau kusam juga bisa menjadi bahan komentar. Maka masuk akal harga sebuah sepatu bisa menjadi sangat mahal. Karena mahalnya itu, seorang rekan perempuan menanyakan bagaimana menjaga agar sepatunya tidak cepat rusak, khususnya ketika dipakai mengemudikan mobil. Sebagai wanita karier ia selalu mengemudikan mobil sendiri, oleh karena itu ia selalu menginjak rem dan menginjak kopling. Injak menginjak inilah yang akhirnya merusakan alas dari sepatunya. “Sepatu saya sering cepat rusak, atau patah pada bagian tengah khususnya sepatu kiri.” Ujarnya. Padahal sebagai yang dipakai selalu menggunakan sepatu bermerk dan berharga mahal pula.

Memang sepatu kiri tidak akan patah bila yang bersangkutan menggunakan mobil yang dilengkapi dengan transmisi otomatik, karena tidk ada pedal kopling. Akan tetapi sampai saat ini, mobil transmisi matik masih belum. Sebaliknya, masih banyak mobil yang mengunakan transmisi manual, dimana setiap perpindahan gigi transmisi harus menekan pedal kopling.
Berikut ini beberapa cara yang dapat mengurangi kecepatan kerusakan pada sepatu kaum perempuan. Cara yang paling aman dan kuno, yang banyak sudah dipraktekan adalah, melepaskan sepatu tersebut dan gunakan sandal sebagai pengganti. Hal inilah yang umumnya dilakukan oleh mereka yang suka menyetir sendiri.

Cara lain untuk menghindari kerusakan pada sepatu, adalah ketika duduk didepan kemudi dan sebelum mobil beranjak lakukan penyetelan kursi. Usahakan bisa duduk yang releks, dan stel tempat duduk. Kalau kebiasaan duduknya pengemudi senang jauh dari kemudi maka akibatnya, yang bersangkutan berkecenderungan menginjak kopling hanya menggunakan ujung dari sepatu. Karena menyinjak dengan ujung sepatu inilah yang bisa mematahkan sol sepatu. Oleh karena itu, cara yang aman, tariklah kursi lebih dekat ke pedal kopling dan coba menginjak pedal kopling. Usahakan agar mudah menekan menggunakan bagian agak ke tengah dari sepatu, bukan ujung sepatu.

Bila pengemudi memiliki kebiasaan mengemudi santai, artinya suka sandar jauh dari kemudi, maka sandarannya saja yang distel lebih miring, bukan jok tempat duduk yang distel jauh dari kemudi, tetapi sandarannya yang disetel jauh dari kemudi. Biarlah jarak antara pinggang, kaki ke pedal kopling lebih dekat. Dengan cara itu, pengemudi dipaksa untuk menginjak pedal kopling tidak menggunakan ujung sepatu.

Cara lain adalah minta kepada pihak bengkel untuk menyetel free ply kopling seminim mungkin dan ubah kebisaan Anda mengemudikan mobil. Kalau dulu suka menginjak pedal kopling sampai rapat maka sekarang sedikti saja sudah memindahkan transmisi. Cara ini memang tidak umum dan beresiko merusak plat kopling.

Yang lebih aman dan tidak mengubah kebiasaan pengemudi adalah, minta ke pihak bengkel untuk mengganti master kopling atau release kopling supaya injakan untuk pembebasan plat kopling tidak perlu keras- keras. Biasanya Master kopling akan diganti dengan master kopling yang diameter selindernya lebih kecil. Dengan cara ini pdal kopling menjadi lebih ringan dan terhindar dari rusaknya sepatu. (Master kopling yang lebih kecil harus lebih panjang, agar volume cairan yang dipindahkan lebih banyak dari master kopling yang lama, atau mengganti release kopling yang lebih kecil, terima kasih atas koreksi dari sdr Fernar)

Konsultasi, informasi dan tanya jawab. Kirim email ke martin.teiseran@yahoo.co.id


Free shoutbox @ ShoutMix