22 Agustus 2008

Terima kasih teman, saya bangga kepada Anda

Happy Birthday Martin.... Sionglip

Pak Martin,
Met ultah, semoga tambah segar saja, dan selalu dilindungi oleh Tuhan YME,
serta terus berkarya buat sesama. Maju terus pantang menyerah.
Salam,
Tony S

HI MARTIN

Selamat ulang taun ; dan terima kasih atas ucapan sjukur yg telah anda syeringkan

semoga semangat anda bisa mendorong teman teman dan terutama saya untuk bisa menghayati hidup lebih baik.

Salam dan Doa

Jb. Sandjaja.

Pak Martin,

Selamat Ulang Tahun

Kiranya Tuhan melimpahkan karunia

Berkat damai sejahtera

Dalam kehidupan keluarga

dan

Masyarakat

wetan

Wijanarko Tantono

Selamat Hari Ulang Tahun ke 60 thn.

Semoga Sehat Bahagia dan Beruntung di hari tua.

Kalau orang sudah umur 57 thn artinya sudah MAJU,mungkin kehidupannya,pandangan hidupnya ataupun giginya sudah mulai maju.

Setelah berumur 58 thn artinya sudah MAPAN, kehidupannya sudah established, kecukupan jasmani dan rohani

Kemudian umur 59 thn artinya sudah MALAN , mulai Malas jaLan ini karena bossy atau mulai sakit sakitan kakinya.

Dan dengan usia 60 thn artinya sudah NAMpuLU, Nambah peLupanya,alias mulai pikun.

Soal bener atau tidaknya yang sudah enampuluh boleh berkomentar.

Pak Martin, dan kawan alumnus semua.

Untuk ulang tahun 40 th ATMI SOLO, saya usulkan kalau disetujui saya mengusulkan,bagaimana kalau kita buat COLLEGE RING alumni,

Pada lustrum 25th yang lalu sudah saya utarakan,tetapi tidak ada respons,mungkin pada Lustrum 40 th mungkin dapat dipikirkan.

Jadi diharapkan para Alumni dapat mengenakan college ring sebagai identitas alumnus,bentuk designnya pasti,tetapi bahannya yang berbeda

mungkin dari perak baker, perak beneran ,monel atau emas terserah pribadi masing masing. Yang baru lulus ya pakai perak bakar okay lah,tetapi yang sudah jadi Boss malu pakai perak bakar mau pilih emas dan pakai mata jamrut atau berlian silahkan.

Jadi dimana mana kalau kita jumpa orang tua atau muda dengan cincin design tsb kita dapat pastikan alumnus ATMI.

Design akan saya usulkan minggu depan,

Silahkan dikomentari.

Salam.

Linggo.

Selamat Ulang Tahun ke 60 Pak Martin,
semoga selalu dalam naungan kasihNya.
menyambung bahasan soal Anti Maling (posting tanggal 22 Agustus)
mohon Bapak berkenan memberikan skema agar lebih mudah dipahami.
apakah harus kabel yg didalam tanki bensin pak ? bisakah diambil
dari kabel yg di area dasboard atau mesin ?
terimakasih
Christian

Mas Martin,

Happy Birthday!! and welcome to the sixties club.

Masih ingat saya kan?

A.M.Kristyanto W.S

Selamat ulang tahun mas Martin,
semoga selalu sehat dan sejahtera bersama keluarga.
Perjalanan hidup anda menginspirasi saya.
Salam
A. Widiyanto

14 Mei 2008

13 Mei 2008

Bahan Baru di www.bengkelgratis.com

Maaf anda sedikit repot, diminta pindah ke BLOG bengkel

www.bengkelgratis.com

Hari ini tulisan mengenai oktan bahan bakar yang rendah bisa bikin rusak piston.

12 Mei 2008

Ramai ramai Kredit Mobil

Kedaulatan Rakyat 1989

Cara yang umum dilakukan sekarang adalah membeli mobil dengan mengangsur, agaknya cara ini memberikan beberapa segi positif bagi pembeli mobil baru. Memang masih tetap ada yang membeli dengan cara tunai tetapi prosentasinya hanya antara 20 sampai 30 porsen.

Bagi seorang penjual jasa yang setiap hari memperoleh penda­patan tetap, mungkin tertarik membeli secara kredit dengan alasan sebagai pendorong mencetak uang lebih serius. Sedangkan bagi seorang wiraswasta, berpendapat, tidak perlu mengeluarkan modal yang besar.
Uang yang dimilikinya masih dapat diputar untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Tidak terlepas pula kemungkinan cara kredit ini digunakan oleh para orang tua yang anaknya kuliah di Yogyakarta.

Bunga uang juga sangat menarik saat ini, berkisar antara 11 sampai 14 % pertahun. Angka ini sangat berbeda dengan yang terja­di pada tahun delapan puluhan, dimana bunga berkisar antara 20 sampai 24 %.

Proses yang mudah dan pelayanan yang cepat dari beberapa perusahaan jasa lesing sangat menarik calon pembeli mobil. Iklan beberapa merk mobil dengan tawaran yang menarik, tidak jarang kita baca di koran : Cukup membawa uang untuk BBN (Bea Balik Nama), mobil bisa dibawa pulang. Penawaran-penawaran seperti ini jelas sangat mempermudah seseorang untuk memiliki mobil.

Drs Benedictus Tresna S Kepala Cabang Astra Credit Company (ACC)
Yogyakarta mengatakan, sejak 1988 saat membuka kantor cabangnya di Yogyakarta sudah melakukan penjualan lewat ACC lebih 2000 unit mobil. Bertolak dari pengalaman di Astra, maka ACC didirikan dan dikelola secara profesional untuk mendukung penjua­lan mobil yang dibuat oleh Astra.

Bagaimana cara untuk mendapatkan dana dari ACC ? Bukan suatu hal yang sulit. Datanglah ke sebuah ruang pamer mobil kemudian sampaikan maksud untuk membeli mobil dengan cara kredit. Persona­lia penjualan akan menghitung dan kemudian menghubungi ACC. Hal yang paling penting adalah menghitung kekuatan untuk mengangsur. Jangan terjadi kemacetan di tengah mengangsur. Kejadian ini sangat merugikan pembeli dan pasti tidak akan menerima kembali uang secara utuh.

Bagi peneriama kredit perorangan persyaratannya lebih mudah. Cukup membuat foto copy, KTP, KK dan keterangan penghasilan. Untuk seorang pegawai Negeri atau Swasta, diminta melengkapi dengan foto copy daftar gaji dan pendapatan tambahan bagi yang mempunyai. Seorang anak sekolah atau mahasiswa dimana angsuran ditanggung oleh orang tua maka diperlukan surat kesanggupan dari orang tua. Sekalipun orang tuanya di Timor.

Untuk usaha perorangan, disamping KTP dan KK maka perlu melengkapi dengan foto copy rekening koran 3 bulan terakhir dan Surat Ijin Usaha Perdagangan. Birokrasi tetap diperlukan dalam proses ini, seperti copy NPWP, ijin trayek dan laporan keuangan dari uasaha ini.

Penyandang profesi seperti Notaris, Pengacara, Dokter dan lain - lain syaratnya sama seperti kredit perorangan ditambah dengan foto copy ijin praktek dan NPWP. Sedangkan untuk sebuah badan hukum seperti PT atau CV diperlukan foto copy KTP dari semua pengurus.
Laporan rekening koran selama 3 bulan terakhir, SIUP, Akte pendirian perusahaan, Tanda Daftar Perusahaan, NPWP dan laporan keuangan.

Tidak semua kredit yang diajukan disetujui sekalipun prosen­tasinya kecil hal ini dipengaruhi oleh 5 C seperti yang dikemuka­kan oleh sdr Soesilo seorang petugas dari ACC. Ke 5 C adalah Character, Capasity, Capital, Condition dan Collateral. Dari ke 5 C yang terpenting adalah kemauan membayar menyangkut character seseorang. Memang ini paling penting. Bagaimanapun juga bagi seorang yang Capitalnya besar tetapi tidak punya kemauan untuk membayar tentu akan menyulitkan bagi yang memberikan jasa. Seba­liknya seseorang yang kemauan membayarnya baik tetapi kondisinya tidak memungkinkan pasti kreditnya ditolak. Bisa juga terjadi, karena sesuatu alasan maka pihak ACC minta tambahan jaminan seperti Sertifikat, itu yang dimaksud dengan Collateral.

Sudah umum terjadi penerima kredit tidak serius memperhatikan pasal-pasal dalam perjanjian sehingga menimbulkan masalah dike­mudian hari. Biasanya menyangkut denda kelambatan. Kalau sudah kita setujui bersama tanggal pembayaran, maka pembayaran harus selalu pada tanggal itu atau sebelumnya. Pernah seorang yang tidak tepat mengangsur tidak mau membayar denda (bunga) kelamba­tan, karena katanya ia sudah membayar bunga waktu mulai kredit.

Ini pengertian yang salah. Saat ia tidak membayar pada tanggalnya maka Bank sudah membebani bunga pada rekening perusahaan leasing. Bagaimanapun juga kehadiran perusahaan leasing sangat membantu baik dealer maupun pembeli mobil.

2008-05-10
Pada tahun 2008 ini tentu kondisi bunga sudah berubah. Sekarang bunga semakin rendah, persaingan perusahaan leasing ketat. Kalau dulu hanya ACC maka sekarang ada Oto, Nasmoco Finance, bahkan Bank seperti Mandiri, BCA dll memberikan bunga yang sangat rendah, mengingat sumber dana dari deposito juga sekarang rendah bunganya.
Sekarang juga mudah orang mendapatkan dana untuk membeli mobil bekas.

10 Mei 2008

Jawab Komentar

Blog ini akan segera pindah ke

www.bengkelgratis.com

rudi atmi 29 Pak Martin, salam kenal..

Details 2008-05-09 1:30

Jawab: Yah salam kenal juga. Saya sudah balas lho emailnya. Terdidik sebagai seorang teknik, bongkar saja, pasti bisa pasang kembali. Bila perlu foto dulu semua posisi, supaya pasang kembali bisa sama dan catat urutan membongkar mesinnya.

#

aris joko saraswo Pak, Artikel banyak saya ambil untuk mengisi web saya, sumber saya tulis donk. Terus berkarya pak Martin

Details 2008-05-07 4:05 PM

Jawab: Baik baik saja, biar semakin banyak orang tau tentang perawatan dan perbaikan mobil. Nama web apa mas?

#

eca medicar apakah laptop standar bisa membaca komputer mobil

Details 2008-05-07 1:30 PM

Jawab: Teorinya sih bisa asal ada softwernya, tetapi bagaimana mencolokan kabelnya mas, tolong saya dikasi tahu. Kalau ketemu kita bisa mempercepat saat semproton bahan bakar sehingga konsumsi bensi bisa lebih diiritkan.

#

dr seno pak kasih tips-tipsnya terus ya biar kita lebih tahu tentang dunia mobil :)

Details 2008-05-07 6:00 AM

Jawab: Sudah lebih dari 300 artikel ada di blog ini, sekarang untuk lebih mudah ada fasilitas search di www.bengkelgratis.com bisa sangat membantu.

#

Advokatku mas klo kopling bocor .. rembetan masalahnya yang lain apa yach yg harus diperhatikan

Details 2008-05-06 5:51 AM

Jawab: Kalau kopling bocor bagian atas atau bawa sama saja. Mula mula akan menyebabkan minyak cepat habis, setelah itu ketika tekan pedal kopling terasa hampa. Akibatnya gigi tidak bisa dipindahkan artinya mobil mogok. Bahaya lho kalau mau berhenti tidak bisa berhenti nanti nabrak mobil yang ada di depannya. Kalau perbaiki, ganti repair kit periksa juga, jangan sampai selinder sudah ngantong. Kalau sudah kantong mending ganti assy, supaya tidak terus menerus diganggu kopling loss.

#

dendi agung pak maritn salam kenal dulu ya nama saya dendi sya dari riau saya dan saya adalah pemilik bengkel mobil, mo tanya titik lemah toyota yaris dimana ya

Details 2008-05-03 2:06 PM

Jawab: Belum tu, ketemu kelemahannya Yaris, saya dengar sekarang malah penjualannya meningkat. Orang senang katanya modelnya lucu. Ada yang bilang Yaris tidak seirit VIOS. Saya pikir ini akibat dari perbandingan gigi gigi berbeda. Salam juga pak Dendi, kasi kabar kabar juga tentang Riau.

#

09 Mei 2008

Corolla 77 Tetap Manis

Blog ini akan segera pindah ke www.bengkelgratis.com

ada fasilitas search yang memudahkan mencari artikel yang Anda cari.

From: hidayat nugroho
Sent:
Wednesday, October 31, 2007 8:48 AM
Subject: irit BBM kijang diesel

Pak Martin,

Pada tahun 1990 saya membeli Toyota Corolla tahun 1977 warna Vita Cream di Jogjakarta..... apakah pak Martin ingat dengan mobil tersebut?
Memang sudah lama sekali ya, dan yang diurusi bapak mobilnya banyak sekali mungkin lupa.

Tapi saya tidak pernal lupa dengan mobil itu, selain mobil pertama saya, kondisinya sangat prima, STNK-nya atas nama bapak, Martin T Teiseran.

Karena saya dinas di Surabaya, mobil Corolla itu saya bawa ke Surabaya dan sering bolak-balik Surabaya-Jogja (istri saya orang jogja) serta menjelajah Jawa Timur , dan memang mesinnya tangguh sekali. Yang membuat saya bangga, sering kalau parkir didekati orang untuk ditawar.... ha..ha.... kalau bukan bekas mobilnya pak Martin mana bisa begini?

waktu saya coba geber di tol sby-gempol top speed masih bisa 145 km/jam untuk ukuran 1.100 cc dan sudah berumur ya cukuplah. Pada tahun 1995 mobil corolla tsb akhirnya dibeli teman saya dari Madiun dan sudah tidak tahu rimbanya.

Pak Martin, sekarang saya pakai kijang diesel tahun 1997 beli dari baru yang waktu itu masih sangat murah dengan ukuran harga sekarang. Menurut saya ini juga salah satu mobil yang tangguh cuma masalahnya sekarang sudah berumur. Muncul problem yang hampir selama 8 th tidak pernah ada, dapat dikatakan selama 8 th maintenace free, kalau pergantian fast moving khan biasa tapi yg berat2 tidak ada.

Problem mesin yg jelas adalah penurunan daya (krn umur) dan konsumsi solarnya agak boros, untuk dalam kota sekitar 1:10 mau saya kalau bisa diiritkan lagi (diefisienkan) kinerja mesinnya.

Untuk itu kira2 apa yg perlu dibenahi? pompa injeksi, klep, ring dsb? Apakah pemajuan pengabutan atau dengan memajukan 1 gigi di T-belt dapat mempengaruhi kinerja mesin dan mempengaruhi pemakaian solar, menjadi lebih irit?
Bagaimana dengan pemanas solar?

Demikian pak Martin beberapa pertanyaan saya moga tidak mengganggu waktu bapak.
Saya masih "eman" pada kijang saya, kalo performa mesin bisa "disegarkan" mungkin lebih baik saya "openi" dulu dari pada ganti lagi. Terima kasih atas jawabannya.

Salam,
Hidayat Nugroho

Surabaya

From: Martin T Teiseran
Sent:
Wednesday, October 31, 2007 9:49 AM
Subject: Re: irit BBM kijang diesel

Wah saya senang sekali mendapat email dari Pak Hidayat, pertama-tama salam untuk keluarga, khusus untuk sang isteri yang setia mendampingi dan mengurusi suami selama ini. Berapa sudah putra putrinya? Benar kalau tak salah ingat yah tahun 1990. Masih di Surabaya? Saya lebaran barusan pulang Timor lewat Suarabaya. Mobil ditinggal di om di Tidar. Saya sampai saat ini tetap merasa mobil itu yang terbaik, karena irit dan stabil.

Tentang Kijang diesel, pertama- tama coba periksa tekanan kompresi dulu. Kalau masih baik, coba teruskan dengan ganti semua injektor dan stel ulang boshpom. Ganti saringan udara setiap 20 000 - 30 000 km. Tak perlu memajukan gigi timing belt. Kalau start masih gampang tak perlu mengganti (busi pemanas) pemanas ruang bakar.

From: hidayat nugroho
Sent:
Wednesday, October 31, 2007 1:08 PM
Subject: Re: irit BBM kijang diesel

Terimakasih pak Martin atas balasan imilnya, rupanya termasuk yg aktif didepan monitor nih...he..he.. Anak saya 2 orang, laki-laki lahir th 90 dan perempuan lahir th 93 semua lahir di surabaya dan masih tinggal di surabaya karena nyangkulnya disini.

Saya dan istri masih sering mengingat-ingat waktu anak pertama kami bawa ke jogja naik corolla, waktu itu usianya masih 40 hari, ditidurkan diatas bantal dan dipangku ibunya yg duduk di jok belakang, berangkat pagi-pagi kalau waktunya nyusui berhenti dipinggir jalan, dijalan anak saya juga gak rewel, ya...seperti diayun-ayun dan AC-nya cukup dingin.

Kadang saya pengin punya lagi mobil seperti itu tapi nyari yg bodinya cukup mulus susah ya..., kalau mesin sih gampang, partnya banyak.

Oh..ya, si corolla itu jarang rewel, setelah saya beli saya ganti platina dan pasangi igniter, sampai saya jual lagi gak ganti platina, klepnya juga saya setel sendiri.

Mengenai kijang disel, 3 bulan lalu saya ganti ring sekernya plus seal klep dan setting ulang klep, memang yg belum stel boshpom dan ganti injektor, 2 th lalu pernah saya ganti injektornya tp waktu kemarin dilihat sudah ada cekungan lagi, memang harus ganti lagi.

Kalau di jogja atau surabaya sepengetahuan bapak, bengkel yg mahir otak-atik mesin diesel dimana ya?

Saya juga punya suzuki forsa amenity '90, problemnya sama dikonsumsi BBM, knalpotnya tidak bisa kering putih, ada 'langes' hitam dan bau gas buang agak menyengat.

Pelampung kalau saya turunkan (volume bensin dikarburator sedikit) tarikan nyendal-nyendal, ada slack seperti bensin tidak naik. Kalau ganti karburator gantinya apa (tentunya yg murah meriah...he...he..)? pakai punya kijang bisa? kira2 pengaruhnya apa?

Kalau ada di surabaya monggo silakan mampir, rumah saya dekat/sebelah selatan persis Masjid Al-Akbar Surabaya kalau dari arah Mojokerto pasti kelihatan.
Saya coba cari foto lama, mungkin masih ada foto corollanya.

Salam, hidayat

From: Martin T Teiseran
Sent:
Thursday, November 01, 2007 11:37 AM

Subject: Re: irit BBM kijang diesel

Saya sudah pensiun Pak Hidayat, jadi banyak waktu.... tapi juga masih ngantor dan "dipelihara" di Nasmoco, dealer Toyota Jawa Tengah. Pak Hidayat dinas dimana? Kalau mau ganti mobil cari Vios saja, irit sekali. Saya sempat heran ketika saya pakai ke Bandung, 1 liter untuk 19 km. Memang jalannya malam. Sekarang bekasnya mungkin dapat dibawa 100 juta.

Tentang Suzuki forsa amenity '90 yang boros, mungkin masalahnya ada pada Karburator. Pernah ke ahli karburator? Ganti karburator Kijang atau Colt T120 mungkin bisa. Yang penting dudukannya sama. Teknisi bisa kok buatkan dudukannya. Silahkan coba

Salam hangat saya

08 Mei 2008

Tidak Perlu Tambah Stabilisator

Maaf saya kemarin ke luar kota, sehingga tidak bisa upload. Sudah mulai tampil web baru http://www.bengkelgratis.com silahkan kunjungi. Terima kasih.

From: andang kris
Sent:
Wednesday, October 24, 2007 8:34 AM
Subject: fungsi stabilizer Roda belakang

Pak Martin Yang terhormat,

Ketika saya beli Minibus Espass th 1997, belum terpasang stabilizer, kemudian dengan maksud supaya tambah kokoh dan kuat pada roda belakang saya pasangi Stabilizer, sudah 1th berjalan, kami merasa goyangannya tambah keras (jawa:atos), ketika kami mau ganti shockbreker depan dan belakang, oleh bengkel disarankan agar stabilizer dicopot saja agar shockbreker belakang berfungsi optimal, setelah dilepas ternyata benar, pertanyaan saya; sebenarnya apakah fungsi stabilizer roda belakang bila dipasang pada Espass, kalau dipasang lagi apakah ada ukuran baku, sehingga Stabilizer dapat berfungsi optimal ?

Trimakasih atas jawabannya.

Andang Kristanto, ndangg@yahoo.co.id

From: Martin T Teiseran
Sent:
Thursday, October 25, 2007 9:58 AM
Subject: Re: fungsi stabilizer Roda belakang

Saya termasuk orang yang kurang suka menambah apalagi merubah apa yang sudah dibuat pabrik. Karena menurut hemat saya yang sudah dirancang itu adalah yang paling ekonomis. Seperti ukuran mesin, untuk irit, basar mobil untuk penumpang khusus. Sedan untuk 1 sampai 4 orang. Minimus 4 sampai 10 orang. Maka kalau pakai minibus untuk 1 orang menjadi tidak cocok. Karena per nya menjadi keras akibat beban kurang berat menekan. Soal kesetabilan sudah dihitung dan test untuk pemakaian normal. Maka tidak perlu tambah stabiliser, kecuali mau pakai untuk kecepat tinggi atau balap, maka banyak tambahan penguat, seperti mobil F1 pengemudikannya juga kaku dan tidak nyaman. Saran saya tidak perlu tambah macam-macam.

06 Mei 2008

Mobil Goyang Pinggul

From: "Lucky-Abdul MALIK" <lucky-abdul.malik@total.com>
To: <
martin.teiseran@yahoo.co.id>
Sent: Friday, May 02, 2008 7:38 AM
Subject: Kijang SGX '99> Pagi pak Martin, biasa mau konsultasi mobil pak. Waktu ke luar kota kemarin (sendiri), saya merasa ada yang tidak beres dengan Kijang saya. Saat
kecepatan kurang dari +/- 40 km/jam, jalannya tidak mulus (terasa goyangan) walau kita berada pada kondisi jalan yang mulus/beraspal bagus. Saya sempatkan cek di bengkel spooring and balancing, mereka cek dan menurut mereka ada masalah di ban kiri belakang karena sedikit tidak rata dan kemungkinan juga di tie rod pada ban kiri depan karena ban kiri depan agak kendor tetapi bukan karena kurang kencang baut2 nya.
Karena saya merasa tie rod lebih kritis, maka tie rod pada ban kiri depan saya ganti dan kebetulan tidak begitu mahal.

Ternyata goyangan mobil masih terasa. Kira-kira apa ya pak masalah mobil saya? Dugaan saya pasti bukan ban kiri belakang yang sedikit tidak rata, tetapi mungkin ada masalah di kaki2 ban atau juga kemungkinan di bannya sendiri yang tidak balance. Herannya, selama ini saya tidak merasakan goyangan saat lari kecepatan 40 km/jam atau kurang dan baru terasa kemarin. Kalau lari kencang ya tentu tidak terasa karena mungkin juga putaran ban terlalu kencang ya pak. Ok pak, saya sangat berharap advis bapak Salam. Lucky

Jawab: Coba ban belakang kiri yang kurang rata di ganti/pinjam dari bagian lain. Di kecepatan 40 km/jam mestinya gerakannya seperti berlenggang bukan getaran. Kalau tirot ketika masuk jalan rusak getarannya lebih terasa, kalau jalan mulus tidak terasa. Apakah kalau mundur ada bunyi kling? Saya kok curigai cross joint propeler shaft sudah resak, tetapi periksanya gampang oleh
teknisi. Coba tanya apakah sudah benar balans roda depannya. Kalau masalah balans getarannya ada pada stir, tetapi kalau goyangan bisa karena ban dan cross join. Saya tunggu perkembangannnya. Salam hangat saya

From: "Lucky-Abdul MALIK" <
lucky-abdul.malik@total.com>

Pagi pak Martin,
Setelah saya ganti dengan ban cadangan, ternyata jalannya kijang tidak goyang lagi hehehehe ........
Sewaktu saya ganti tie rod, montir mobil juga merekomendasikan ganti ban kiri belakang dengan bancadangan. Tetapi arena ban cadangannya sudah tipis/jelek, saya tidak mau ganti dan berharap mobil tidak goyang lagi.
Kemarin saya ke bengkel dan semua bengkel yang saya datangi merekomendasikan agar ban tersebut diganti dengan pertimbangan bahwa memang permukaannya sudah tidak rata. Ini bisa saja terjadi karena kemungkinan benang ban putus dan menyebabkan permukaan ban tidak rata. Akhirnya saya coba ganti dan ternyata benar, mobil berjalan dengan mulus kembali.
Terima kasih juga buat pak Martin atas saran2 nya.
Salam.
Lucky



05 Mei 2008

Seat Belt Menyelamatan

Kedaulatan Rakyat 1991

Pengemudi sebuah Starlet 1988 menceriterakan kejadian meng­erikan yang ia alami. Waktu itu ia seorang diri mengemudikan mobil, pulang dari Solo mengantarkan tamu. Jalan Solo - Yogya­karta sedang ramai, padat dengan truk gandengan, bus, mobil mobil penumpang plus siswa-siswa yang baru keluar dari seko­lah.

Sekitas jam 12 siang sebelum memasuki jembatan ke arah Prambanan, ia menyusuli sebuah truk yang ingin mendahului mobil di depannya. Karena ada penumpang sepeda genjot di depan maka truk kembali ke jalurnya. Bagi pengemudi Starlet mungkin terlan­jur tancap gas dan tidak sempat lagi pulang ke jalurnya maka satu-satunya jalan membanting stir ke arah kanan, menghindari tabrakan dengan penumpang sepeda. Ia tidak ingat persis jalannya kejadian. Tau-tau ada benturan yang menimbulkan bunyi keras. Bagian depan dari dua rumah di terjang Starlet. Yang satu menem­bus ruang tamu dan hampir saja mencederai seorang anak yang tidur
dibalik dinding. Terhindar dari malapetaka karena dinding itu terbuat dari batu kali yang kokoh.

Starlet tersebut rusak parah. Bagian depan membentuk huruf V sampai radiator membentur blok mesin hingga blok pecah. Kaca depan pecah karena menerobos tembol batu bata. Bagian bawah mobil rusak berat, ditandai dengan pecahnya rumah transmisi. Kerusakan yang berat ini terjadi karena mobil sepertinya terbang melewati trotoar selebar 3 meter. Tidak ada bekas kerusakan pada trotoar, dan hinggap di rumah penduduk.

Sopir sendiri tidak cedera yang berarti. Ia justru cedera waktu keluar dari mobil. Sebuah batu bata menghantam bibirnya hingga berdarah. Suatu kejadian yang luar bisa karena sang sopir tidak menderita cedera yang berarti.

"Untung saya pakai seat belt, kalau tidak, pasti saya mengalami luka parah, mungkin pula sudah amin". Bagaimana tidak demikian? Setelah selesai urusan dengan bagian keamanan, mobil ditarik ke bengkel dengan moncong depan ditumpangkan pada bak belakang Kijang pik-up. Dihitung-hitung bagian yang rusak kalau diganti berjumlah lk Rp. 20.000.000. Suatu jumlah yang melebihi harga dari Starlet itu kalau dijual dalam keadaan sebelum tabra­kan.

Dari kejadian seperti ini pasti kita semua setuju, penting­nya menggunakan seat belt. Sabuk pengaman ini kalau bisa bersuara pasti mengeluh karena disia-siakan, tidak ada yang menggunakan. Rasa malas menggunakan, lupa atau alasan hanya perjalanan dalam kota tentu harus dibuang jauh-jauh kalau sudah merasakan kejadi­an seperti ceritera tadi. Sikap menyepelekan ini bisa jadi akan menjadi kebiasaan, dan terjadilah, dalam perjalanan ke luar kotapun kita tidak mau menggunakan seat belt.

Dengan adanya UU lalu-lintas jalan yang baru (belum diber­lakukan) banyak orang mau melengkapi mobilnya dengan seat belt.

Beberapa saran berikut ini kiranya bermanfaat bagi anda.

Pakailah seat belt sebelum mesin dihidupkan dan ingatkan penumpang untuk mengerjakan yang sama.

Kalau mobil belum dilengkapi dengan seat belt, lengkapi sejak sekarang. Pilihlah seat belt yang alat kaitnya kuat, ter­buat dari besi. Dari bahan lain mungkin lepas atau patah kalau ada sentakan keras. Jangan dari plastik akrena seat belt bukan hiasan.

Ujung yang terpasang pada plat bodi harus terkancing dengan baik. Banyak minibus tidak direncanakan menggunakan seat belt. Tidak tersedia tempat pengancingan seat belt. Biasanya toko asesoris atau bengkel mengambil gampangnya saja. Plat bodi di-bor kemudian langsung dikancing dengan sekrup. Sedangkan plat bodi hanya setebal 1 sampai 1,2 mm, mungkin akan cebol kalau ada sentakan keras. Untuk membuat kuat tidak mudah, harus membuka plafon dan memasangkan mur di belakangnya, suatu hal yang tidak biasa dilakukan. Sarannya, gunakan bor yang lebih kecil, kemudian pada lubang itu dipukul dengan sebuah ujung pahat (drip) atau bekas as pedal sepeda sampai membentuk setengah huruf V. Bengkel hendaknya dilengkapi juga dengan alat snai-drat. Sebelumnya, ujung baut gerinda menjadi runcing, supaya memudahkan pemasangan­nya. Dengan cara ini diharapkan bidang yang menahan sekrup lebih lebar dari tebal plat bodi.

Kalau kesulitan mencari seat belt, mungkin kopel-ring bisa dipakai pada tempat duduk kedua atau ketiga.

03 Mei 2008

All New Corolla tidak pakai platina!

From: Adi Rintoshakti Semarang.

Sent: Tuesday, October 16, 2007 4:16 AM

Subject: Tanya Toyota Corolla All New Th 1996

Salam hormat.

Terimakasih atas balasan surat saya beberapa waktu yang lalu. Saya mau tanya lagi nih Pak. Saya pemilik mobil Toyota Corolla All New tahun 1996 (beli second). Sebelum puasa saya tune-up di bengkel terkenal khusus Toyota di daerah bunderan Karangayu, dan hasilnya diminta ganti platina karena sudah waktunya. Saya manut saja karena saya berpikir bengkel terkenal tidak akan menipu konsumen. Selang beberapa waktu kemudian, saya mengalami problem di pompa bahan bakar (posisinya di bawah jok belakan) sehingga mobil tidak mau di stater/mogok. Karena bengkel tersebut jauh dari tinggal saya, maka saya putuskan untuk masuk di bengkel dekat rumah. Saya bercerita bahwa sebelumnya pernah di tune-up di bengkel lain, tetapi tidak disampaikan bahwa pompa bahan bakar saya sudah bermasalah. Yang jadi pertanyaan saya adalah : menurut montir bengkel dekat rumah saya bahwa mobil saya tidak menggunakan platina karena sudah memakai sistem CDI. Jadi mana yang benar Pak? Apakah pompa bensin ada batasan umur Pak? Mengingat harganya mahal sekali. Terimakasih atas jawabannya, kalau tidak keberatan lewat e-mail saja Pak.

Jawab:

Selamat siang Pak Adi, saya sedang berada di Timor, namun dengan sistim komunikasi kita masih bisa berhubungan dan memerikan jawaban seperti ini Terima kasih atas email Anda, selamat Idul Fitri.

Memang benar kalau mobil sudah dilengkapi dengan CDI maka mesin itu tidak memakai platina dan kondensor, seperti umumnya mobil lama, maka sungguh mengherankan bila ada teknisi seperti yang mengatakan ganti platina. Cara mereka melayani anda sungguh membahayakan masa depan bisnis, mereka akan kehilangan pelanggan karena tidak jujur kepada pemilik mobil.

Pompa bensin mobil EFI/Injektor berada dalam tangki. Jadi sebenarnya bisa awet, namun karena pompa terendam dalam bensin maka awetnya tergantung kualitas bensin. Pertama, dulu bensin kita mengandung timah, jadi mudah memacetkan bagian yang berputar di dalam pompa. Kedua kalau bensinnya mengandung air maka akan membuat karat juga, akibatnya memacetkan pompa pula.

Pompa memang bisa rusak karena kedua sebab itu. Dan kalau rusak maka tidak dapat mengirim bensin ke mesin lagi. Sekarang apakah mesin masih bisa dihidupkan? Teknisi bisa mengetahui apakah pompa masih baik dengan cara kontak pada posisi on dan melihat apakah ada tekanan (bensin keluar dengan deras) lewat pipa yang berada di daerah mesin. Dari pada ragu-ragu, dan harga pompa itu juga mahal mending bawa dan periksa mobil ke Nasmoco Gombel. Salam hangat saya
Martin T Teiseran- hp 085 225 906 697
Kunjungi: http://martin1948.blogspot.com

02 Mei 2008

Menjawab Komentar

ronggo sy 2x masang pak karter tetep bocor. gmn sich caranya
Details 2008-05-01 1:42 AM

Jawab: Pertama mesti pastikan dulu, ada yang retak atau tidak, dengan cara dicuci kemudian amatin. Kedua perhatikan apakah ada yang menyot mungkin kena batu. Ketika setelah pasang, perhatikan rembesan dari mana. Biasanya, kalau permukaan karter yang menyentuh blok mesin kalau rata maka tidak biasanya ada kebocoran kecuali paking dan pengerasannya tidak baik. Atau ada beberapa baut tanam, sehingga mesti pakai mur. Nah mungkin oli rembes dari baut tanam tersebut. Terakhir perhatikan di leher karter, dekat pada puli kruk as. Mungkin bocornya dari situ. Prinsipnya ketelitian, saya mas.

Guest Pak Martin Yth. Koil panas tetapi mobil tidak sampai mogok, gimana caranya ngukur tegangan altenator nya.
Details 2008-04-28 4:24 AM

Jawab: Cara ukur tegangan pakai Volt meter. Cukup ke kutup aki. Sebelum mesin hidup catat berapa V, kemudian hidup berapa V dan RPM 2000 berapa dan terakhir RPM 4000 berapa. Maximum 13.7 V. Tetapi koil juga bisa panas karena kumparan di dalamnya sudah menurun resistensinta. Rusak isolatornya.

Guest pak nanya nih. apa bedanya service sama Tuneup. Saya pernah bawa ke bengkel, cuma jawaban dari bengkel tidak memuaskan cuma suruh diganti saja, tanpa mau merinci penyebabnya. terima kasih
Details 2008-04-28 4:53 AM

Jawab: Dulu tune up berhubungan dengan mesin ada sekitar 30 macam pekerjaan mulai dari bersihkan saringan udara dampai stel klep dang anti oli. Sekarang pekerjaan tune up tinggal sedikit karena mobil mobil baru tidak banya yang minta di stel, seperti pengapian dan klep. Sekarang orang lebih cenderung minta rekondisi, yang meliputi semua bagian mobil.

Kalau servise, kebiasaan lama yang hanya menyangkut ganti oli dan bersihan saringan serta periksa air aki. Belum ada perkembangan baru, piker saya mestinya service yah semua diperiksa, cumin susah yah.

Guest cara buka saringan oli atoz
Details 2008-04-29 3:54 AM

Jawab: Buka saringan oli, memang butuh kunc kusus, hampir terjadi pada semua mobil. Saya biasanya pakai obeng panjang atau pahat. Harus hati hati agar tidak kena ke blok mesin. Kalau firternya sampai rusak, tak soal karena memang mau diganti.

fiek hallo mas martin, sy mau tanya mengenai mobil hyundai accent th 2000 kok perasaan boros kira-kira 1 ltr 10 km kira-kira ada apa dengan mobil ini ??
Details 2008-04-28 3:31 AM

Jawab: Kalau dalam kota normal dan tidak macet, pikirku kok normal untuk mesin 1500 CC. Tetapi keluar kota gimana?

yus malam pak martin. Gini lho pak, mobil panther saya kalo dijalan rusak pasti bunyi glodek2 (ribut), padahal shockbreaker depan barusan diganti, Mobilny
Details 2008-04-25
1:43 PM

Jawab: Bukan sokbreker. Kalau sokbreker tetap bunyi juga di jalan yang bergelombang. Perkiraan blog.


cozz salam kenal mas martin.. ,mo tanya neh.. kira2 kalo bersiiin karbu ama cleaner karbu tanpa hars buka karbu bisa maksimal performance-nya.?

Details 2008-04-25 10:59 AM
Jawab: Membersihkan karburator pakai cleaner tidak bisa maksimal. Yang baik buka dan rendam dengan thiner. Kemudian semprot lubang lubangnya pakai angina.’

cozz ini perdana gw.. bagus bwt pengetahuan gw seputar otomotif..
Jawab: Terima kasih, harap ada gunanya.

Agus Pak kalo mobil saya suzuki esteem 91 sudah CDI atau masih platina ya standarnya?

Jawab: Saya tidak appal, Cuman kalau mesin sudah pakai CDI, maka distributornya biasanya dikancing pakai mur baut, bukan hanya pakai kunci cantelan. Kemudian tidak ada stel danbersihkan platina. Bentuknya juga besar dan disekitarnya tidak ada koil, karena koil ada di dalamnya.

01 Mei 2008

Oli Netes Terus

From: Nurwiyantara
To: martin48@indosat.net.id
Sent:
Wednesday, September 26, 2007 11:13 AM
Subject: Starlet 1.3 SE '91 - netes

Dh,
Siang Pak Martin......

Saya selalu ikuti rubrik Anda di Suara Merdeka, bagus sekali tuh Pak..Saya pengin menanyakan permasalahan mobil saya, toyota starlet 1.3 SE tahun 1991. Beberapa waktu yang lalu saya bawa keluar kota, saya cek awal keberangkatan ( Semarang ) oli mesin full ( batas yang dianjurkan ) namun sampai di daerah Klaten saya cek oli habis (tinggal sedikit). Sepertinya ada kebocoran oli mesin neh Pak Martin...Sering netes.. Gimana solusi nya ? Apakah harus ganti spare parts mengingat mobil tua / 1991 )? Saya pengin ganti mobil ( jenis sedan ) dengan budget 40 jutaan, kira2 mobil apa ya Pak yang bagus ( merek toyota atau honda ) Sebelumnya kami ucapkan terima kasih.

Hormat dan Salam,
nwi

From: Martin T Teiseran
Sent:
Friday, September 28, 2007 10:50 AM
Subject: Re: Starlet 1.3 SE '91 - netes

Sdr Nurwiyantara, terima kasih, diikuti terus lho tulisannya, kalau tidak saya menjadi kurang semangat ............

Nah itu, di blog saya pernah tulis artikel tentang oli netes di garasi, sekarang coba buka filenya. Mestinya tahun mobil tahun 1991 sih masih baik kalau di rawat. Dengan duit 3 juta rupiah mungkin sudah bisa pulih kembali. Namun kalau mau beli mobil seken 40 juta, saran saya beli tahun 2000 keatas dan bisa dapat Soluna, karena suku cadangnya lebih murah. Sekarang nampaknya dengan 40 juaan sudah tidak dapat Soluna, maklum mobil yang irit sekarang lagi naik daun. Salam hormat saya

From: "joko noto" <
sultan00@india.com>
Sent: Thursday, October
04, 2007 9:37 PM
Subject: Mobil 25 Juta

Pak Martin, saya ingin membeli mobil tapi anggaran dananya maksimal 25 juta, menurut bapak saya harus beli yang mereknya apa dan modelnya apa, karena saya masih awam terhadap mobil, sebelumnya saya ucapkan terima kasih

From: "Martin T Teiseran" <martin48@indosat.net.id>
Sent:
Friday, October 05, 2007 5:46 AM
Subject: Re: Mobil <>

Untuk dana sekian itu yang penting cari mobil agak baru made in Korea itu murah- murah. Tapi yang harga 25 juta mungkin masih susah. Minibus Suzuki Cary tahun 2000 mungkin bisa, kalau lebih murah Daihatsu Zebra. Kalau sedan merk Daihatsu. Toyota Corolla GL atau SE juga mesinnya cukup baik. Kalau mau beli ajak teknisi, karena seharga ini bisa merembeng dan jarak tempuhnya sudah lumayan jauh.



30 April 2008

From: Felix Erik
Sent:
Thursday, September 20, 2007 5:54 PM

Subject: Konsultasi Oto SM

Halo mr Martin. Saya mau tanya nih Jazz saya (2004 Honda Jazz i-dsi) di pintu depan bagian kiri dan kanan muncul bercak2 karat (saya sertakan fotonya). Bagaimana cara menghilangkan bercak tersebut? Apakah bercak tersebut akan segera menyebar ke seluruh daleman besi layaknya kanker? Apa yang dapat saya lakukan agar karat tersebut hilang secara sempurna dan permanen? Perlukah saya mengganti pintu baru? Berapakah harga pintu baru (asli),apakah termasuk cat atau tidak? Sebagai catatan, saya tinggal di Tanahmas (jelas sekali kan penyebabnya, Hehe!). Terimakasih atas jawabannya dan,saya juga mohon agar jawabannya juga dikirimkan melalui e-mail saya. Karena saya jarang baca koran. Felix Erik

Jawab: Setelah saya mengamati foto yang disertakan pada email anda, saran saya agar segera perbaiki biang kropos yang sedang terjadi pada Jazz ini. Kalau tidak cepat di perbaiki bisa meremben. Kalau perbaiki biasanya teknisi mengganti lempengan besar jadi bukan hanya perbaiki yang sekitar kropos saja. Memang paling bagus ganti pintu baru, tetapi ini pasti lebih mahal. Namun mau rapih sebaiknya ganti saja pintu baru. Soal harga saya kurang tahu. Silahkan kunjungi bengkel Honda Cendrawasih Jl Siliwangi Semarang.

Tempat tinggal anda di Tanahmas Semarang yang menjadi daerah rembesan air laut, bisa menjadi menyebab, percepatan kropos pada plat body mobil anda. Bahkan saya pernah liat, chasispun ikut termakan karat.

From: Henugroho Puji Pamungkas

Sent: Wednesday, September 19, 2007 8:34 AM
Subject: Konsultasi OTO

Kepada Yth Bapak Martin T Teiseran

Kami punya kijang th.'95, bila dalam kondisi stasioner, mesin tidak bisa stabil/ tidak halus alias agak pincang ( tidak pakai AC ), kalo pake AC kadang-kadang masih pincang juga dalam kondisi stasioner, padahal sudah kami serviskan ke bengkel resmi nasmoco jl. Pemuda dan bengkel langganan kami di dekat rumah juga sudah di cek bengkel khusus karburator, kata bengkel nasmoco karena knalpot yg dari mesin sudah tidak standar/rising jadi harus diganti standar lagi, kata teman malah ada masalah di dalam mesin ( noken misalnya ), yang kami tanyakan kira-kira permasalahan tersebut penyebabnya apa dan bagaimana perbaikannya?

Atas perhatian Bapak, kami ucapkan banyak terimakasih

From: Martin T Teiseran

Sent: Wednesday, September 19, 2007 7:54 PM
Subject: Re: Konsultasi OTO

Saya sependapat dengan teknisi Nasmoco, bila mobil sudah diubah untuk keperluan racing maka stasionernya kasar, maunya hanya di RPM tinggi. Karena mengganti noken as yang membuat mesin berkarakter maunya RPM tinggi. Kalau mau ubah kembali ke standar, mesti kembalikan noken as (camshaft nya) yang lama, bisa sih beli yang baru. Pengaruh kenalpot saya pikir kecil, kecuali ada yang bocor dibagian manifold sehingga gas buang terisap kembali ke mesin.

29 April 2008

CATATAN UNTUK PENGEMUDI

Kedaulatan Rakyat 1992

Beberapa tahun yang lalu penulis menumpang sebuah taksi di kota Macao (Makao), kota jajahan Purtugal di daratan Cina yang katanya segala macam ada mulai dari tempat ibadah sampai tempat maksiat dan perjudian. Rasanya seperti tumpang tindih, hal itu sekilas penulis alami waktu mau pergi ke toelet laki-laki. Bukan kepalang tanggung joroknya. Tidak hanya bau kencing yang menyen­gat hidung tetapi di sana sini tumpang-tindih dengan kotoran manusia. Kata yang mengantar, katanya itu perbuatan orang mabuk.

Keluar dari toilet menumpang taksi maksudnya pergi melihat pintu gerbang Cina. Jarak yang hanya beberapa km, oleh sang sopir, mobil dilarikan seperti mengejar pesawat yang mau berang­kat. Belum lagi jalan yang sempit, dikiri kanan ada dahan-dahan pohon yang dipangkas yang ditinggalkan begitu saja, sehingga sang sopir berusaha menghindar sambil meliuk-liukan mobil. Begitu turun dari mobil, isi perut rasanya mau tumpah. Kata yang mengan­tar, begitulah watak sopir di kota ini. Pikirku, pengemudi ini mungkin pula sedang mabuk alkohol.

Lain halnya yang penulis alami tahun lalu di Tokyo. Dua hari di Tokyo tidak pernah mendengarkan bunyi klakson dan tidak mendengar orang mengumpat kesal kalau jalannya diminta. Biasanya yang satu mengalah dan membiarkan mobil itu melaju terus. Kejadi­an seperti ini biasanya karena di depan ada penyempitan lebar jalan atau sedan mau mendahului mobil truk. Menarik untuk dicatat adalah hak istimewa yang diberikan kepada penyebrang jalan. Di persimpangan di mana kendaraan boleh belok kiri, pengemudi memberhentikan mobil dan mempersilahkan penjalan kaki lebih dahulu menyeberang, tidak membunyikan klakson seperti mengusir anjing cepat lewat.

Terakhir penulis mengalami kecelakan di Osaka. Taksi yang yang ditumpangi dicium buntutnya oleh sedan lain. Kejadian ini agak istimewa, karena sedan itu meloncati jalur pemisah berukuran 30 x 30 cm yang terbuat dari beton, seperti halnya Kijang melom­pati pagar. Bisa dibayangkan besarnya benturan akibat loncatan itu. Penulis menduga, pengemudi itu menoleh ke sisi kiri mobil, tau-tau ia sadar mobilnya hampir mencium mobil disebelahnya. Maksud hati menekan rem, terlantur kaki menekan pedal gas. Yang penulis lihat kedua orang tua itu keluar dari mobil masing-masing, yang menabrak agak bingun, sedangkan yang punya taksi (68) omong sepertinya menggunakan bahasa "kromo". Beberapa saat kemudian polisi datang mengurus tampa didahului dengan baku hantam maupun perang mulut.

Sering kita dengar bahwa watak satu bangsa dapat terlihat pada bagaimana mereka mengemudikan mobil di jalan raya. Pengala­man di atas tentu tidak 100 % mewakili Warga Jepang atau Warga Macao.

Semakin banyaknya mobil dan motor yang berlalu lalang di jalan raya berarti semakin banyak pula pengemudinya. Karena semakin banyak pengemudi yang memerlukan SIM maka semakin berat syarat memperoleh SIM. Akhibatnya tentu dapat diduga, banyak pengemudi tanpa mengetahui cara mengemudi di jalan raya bisa mendapatkan SIM.

Berbicara dengan kaum tua, ceriteranya bisa panjang lebar tentang cara mendapatkan SIM, singkatnya sangat sulit. Katanya, dulu diajarkan sampai cara parkit, masuk persimpangan jalan, berapa jarak yang diperbolehkan antara 2 mobil yang berurutan. Sekarang yang ada tanda larangan saja dilanggar apalagi tidak ada tanda, katanya. Berikut ini ada beberapa saran bagi pengemudi untuk menghindari kecelakaan di jalan rara.

Jangan memakir mobil di persimpangan jalan, disamping bisa dikenai tilang juga berbahaya untuk mobil itu sendiri. Bisa jadi cat yang mulus tergores keserempet becak atau mobil lain. Hal ini juga sangat mengganggu pengguna jalan lain. Mobil yang akan membelok seharus lancar, bahkan sering menjadi macet.

Ingat klas jalan Anda. Beberapa tahun yang lalu terjadi kecelakaan di perempatan Monumen Yogya Kembali. Belum ada lampu pengatur lalu lintas. Kecelakaan itu terjadi karena yang menggu­nakan kelas lebih rendah maju terus sedangkan yang dari jalan lebih lebar merasa ia punya hak. Seharusnya yang berjalan di jalan yang lebih lebar memiliki kelasnya lebih tinggi sehingga diberi kesempatan lebih dahulu. Biasanya pengemudi secara atoma­tis merasa ia yang punya hak lebih dan inilah yang mengakibatkan kecelakaan.

Belum semua persimpangan jalan di Kota Yogyakarta diatur dengan lampu. Sangat berbahaya di beberapa ruas jalan yang memo­tong Selokan Mataram. Yang menggunakan ruas jalan menelusuri selokan harus hati-hati, karena klas jalannya lebih rendah dari jalan yang memotong selokan.

Jangan mendahului dari kiri karena dalam keadaan terpaksa sopir yang mau didahului membantingkan stirnya ke arah kiri mobil. Saat itu mungkin mobil Anda terpaksa menabrak pohon atau masuk selokan.

2008-04-29
Di negeri ini sangat mudah mendapatkan SIM, ini berebda di negeri maju. Orang mesti ikut kursus dan ujian yang ketat. Pelanggan lalu lintas bisa mengancam pencabutan lisensi pengemudi. Bahkan menabrak orang dan mati bisa dibatalkan ijin mengemudi seumur hidup. Maka di negeri Amerika umpamanya, orang sangat takut melanggar peraturan lalu lintas. 1997 saya pernah sebulan di Leisburg USA. Suatu hari saya berjalan jalan menelusuri trotoar, di suatu persimpangan jalan saya berlagak mau menyebrang walaupun jalanku perlahan saja. Jalan dimana saya mau lewati lampu masih hijau, maka kalau di negeri kita pengemudi bilang EGP (emang gua pikirin) kalo lu mau menyebrang. Tidak demikian pengalaman saya, mobil itu mengerem keras dan berhenti, agar saya bisa menyebrang. Mungkin dalam hati dia bilang mungkin ini orang gila.
Yah saya tentu tidak menyebrang karena saya bukan orang gila.

Jalan melanggar marka jalan, sungguh berbahaya. Karena setiap pengemudi beranggapan itu batas haknya. Kalau ada garis putus putus pada satu sisi, maka sisi itu boleh menyebrang tetapi harus aman, keselamatan ada di tangan anda. Tetapi sebaliknya yang berada di garis tanpa putus dilarang. Ingat polisi lalu lintas sedang berada di tempat tersembunyi untuk menangkap pelanggaran anda.

28 April 2008

Karimun Ganti Timing Belt?

From: Buddy Nugraha

Sent: Thursday, September 06, 2007 2:38 PM

Subject: Tanya Seputar Perawatan Mobil

Dengan hormat,

Saya adalah pengikut setia tulisan-tulisan Bapak di http://martin1948.blogspot.com. Terus terang membuat saya sangat terbantu dengan tulisan2 Bapak karena saya termasuk masih awam dalam masalah mobil terutama mesin.

Baru-baru ini saya membeli mobil seken merk Suzuki Karimun type GX tahun 2004. Posisi odometer saat itu 63.000 km. Oli mesin baru diganti pada posisi 62000km. Semua kondisi dalam keadaan baik. walaupun demikian saya merasa perlu untuk memastikan bahwa mobil saya tidak "bermasalah". Saya pernah mendapat penjelasan dari mulut ke mulut mengenai hal-hal yang perlu dilakukan setelah membeli mobil bekas/seken salah satunya penggantian Timing Belt.

Berkaitan dengan hal tersebut saya ingin mengetahui lebih banyak mengenai timing belt ini mengingat belum ada ulasan di blog Bapak yang membahas khusus Timing Belt. Pertanyaan saya antara lain:

1. Apakah sebaiknya mobil saya ini sudah harus diganti Timing Belt?? (Pemilik lama belum menggantinya). Kalo tidak salah pada buku petunjuk penggantian Timing Belt pada posisi 50.000km, namun beberapa rekan saya mengatakan masih aman untuk Karimun jika penggantian pada posisi 70.000km sekalipun.

2. Mahalkah penggantian Timing Belt tersebut? Sebaiknya di Bengkel Resmi atau cukup di Bengkel "biasa"? Resiko apa yang akan saya dapatkan jika timingbelt putus?

3. Berapakan konsumsi ideal BBM kendaraan saya ini??? (Terakhir konsumsi BBM sekitar 1:11,5km, normalkah?)

4. Mengingat teknologi masih memakai Karburator, apakah mobil saya setiap service memerlukan Tune Up, Termasuk adakah efek negatifnya mobil sering di Tune Up?

5. Apakah ketersediaan suku cadang untuk jenis/merk mobil seperti yang saya miliki ini mudah diperoleh? Bagaimana dengan biaya perawatannya?

Demikian pertanyaan saya, mohon penjelasannya. Atas kesediaan Bapak menjawab email saya, diucapkan terimakasih.

Hormat saya,
Buddy

From: Martin T Teiseran
Sent:
Thursday, September 06, 2007 5:17 PM
Subject: Re: Tanya Seputar Perawatan Mobil

Terima kasih, saya harap tulisan tulisan itu bisa membantu.............. pemakai mobil di negeri ini.
1.
Kalau belum pernah ganti Timing belt sebaiknya ganti sekarang, kalau putus jadi lebih rumit dan butuh biaya lebih banyak. Minggu depan akan saya tampilkan soal timing belt. Saran saya bawa ke bengkel resmi, karena kalau ada sesuatu yang kurang beres bisa di tangani oleh teknisi yang berpengalaman. Namun kalau mau lebih murah, bawa ke bengkel Plat H. Tapi cek dulu siapa tahu di bengkel non dealer malah lebih mahal.

2. Biaya pernggantian timing belt tidak mahal, sekitar Rp 300.000,- Pakainya cukup lama bukan. Baru ganti lagi 50.000 km Kalau mesin model Karimun kalau timing belt putus bisa bikin kerusakan pada piston, selinder mungkin cacat lalu harus korter, rocker arm patah, klep bengkok pokoknya banyaklah. Mending ganti sekarang.

3. Anak saya pernah pakai Karimun dalam kota sekitar 11 km setiap liternya. Jadi mobil ini lebih bagus.

4. Karimun sudah banyak beredar, jadi suku cadangnya juga banyak tersedia. Kalau tidak ada keluhan dan bensin masih irit sekitar 11 km/liter tidak perlu tune up setiap servis, yang penting perhatikan saringan saringan seperti tulisan dalam blog saya.

5. Biaya perawatan murah, kalau bisa coba belajar ganti oli sendiri, lebih murah lagi.

27 April 2008

Jawab Komentar

Kemarin Sabtu, saya tidak bisa upload artikel, blog saya macet.

·
Guest Pak Martin, benarkah kalo koil panas itu tandanya harus segera di ganti & apa pengaruhnya ke mesin?

Kalau panasnya terus menerus dan lalu buat mobil mogok yah memang harus diganti. Namun harus cari tahu apa yang menyebabkan panas itu, kalau tidak nanti ganti lagi. Penyebabnya bisa karena tegangan altenator ketinggian. Oleh karena itu perlu ukur tegangan normanya (12.4-13.7 V)

· anwar mobil saya timor DOHC th 2000 (ex blue bird), akhir2 ini setelah jalan 30 menit..tau-tau ilang tenaga (tersendat-sendat), apanya ya mas?

Coba periksa sensor trotol yang untuk menaikan rpm. Berada di dekat trotel body, dekat saringan udara. Orang bengkel pasti tahu.

· deco berapa bulan ganti oli mesin kijang jika tidak jalan jauh tapi dua hari sekali dijalankan?trims atas infonya

Ganti oli mesin paling lambat 6 bulan kalau kilometernya belum tercapai.

· budi bos, gua ambil artikelnya ya

Silahkan saja mas Budi, tapi jangan panggil saya bos. Terima kasih.

· mus nota dan gambarajah gandar depan / belakang kenderaan perdagangan

Yah saya janji nanti bahas gardan kendaraan perdagaan mas.

· Guest terangkan tentang suspensi tipe dual link tolong terangkan tentang suspensi tipe dual link dari awal hingga akhir dan gambar-gambarnya. saya tunggu

Mungkin tidak bisa lengkap pak, lain kali saya posting. Beginilah suspensi itu, yang warna kuning itu yang dimaksud link. Ada istila multi link, yah sambungannya juga lebih banyak.

· Guest berapa valve clearence semua jenis mitsibishi srada.

Valve clearance tidak tau e e pak. Coba liat di tempat saringan udara ada ketentuan itu..

25 April 2008

Asap Putih dan Knalpot Basah

Seorang pengunjung blok menelepon saya, bertanya sebelumnya via SMS apakah saya bersedia menerima teleponnya. Tentu saya jawab boleh, bukankah nomer yang saya cantumkan untuk membantu anda menghubungi saya. Jadi silahkan saja, asal SMS dulu agar saya dalam posisi dan situasi menerima anda.

Ia bertanya tentang kondisi Corona Absolute yang sudah dipakai lebih dari 250.000 km. Akhir akhir ini sudah mengebulkan asap berwarna putih dari knalpot. Lalu saya tanya apakah sudah boros olinya? Katakan 1000 km harus nambah 1 liter? Jawabnya belum. Ia sekarang sedang di Pekalongan, ketika memasuki sebuah bengkel dan mencoba mau memeriksa tekanan kompresi bengkel tersebut tidak dilengkapi dengan alat tersebut, tetapi malah menyarankan agar turun mesin saja.

Karena kurang yakin, maka akhirnya ia membawa mobil ke Semarang untuk memeriksa tekanan kompresi, hasilnya masih 12 kg/cm2. Lalu saya katakan ini menunjukan bahwa ruang kompresi baik, klep tidak bocor dan ring piston masih baik. Maka tidak usah turun mesin

Lalu bagaimana dengan asap dan basahnya ujung knalpot? Saya menyarankan agar diperiksa saja selinder head. Buka dan bersihkan serta kemudian ganti seal klep. Kalau ruang kompresi sudah terbukti baik, maka yang menyebabkan asap tinggal bagian itu, seal klep dan bushing klep. Oli turun dari selinder head ketika langka isap ke exhaus manifold dan kemudian terdorong keluar ke knalpot.

24 April 2008

Asap Putih Dipagi Hari dan Kopling

Tanya : Pak Martin, saya tinggal di Boyolali, dan atif mengikuti rubrik Konsultasi Oto di Suara Merdeka. Saya punya masalah dengan Kijang LGX 1998 bensin. Mobil saya itu saat mesin menyala pertama kali mesti ada asap putih dan knalpot seperti ada tetesan air. Kalu saya gas asap makin banyak. Tapi, jika sudah berjalan sekitar 2 km, hilang. Yang saya tanyakan, bagaimana menghilangkan asap tersebut, apa ada yang perlu distel atau bahkan diganti. Pernah saya tune up di bengkel resmi di Solo, katanya masih normal semua, termasuk ring piston. Karena kalau ring yang kena makin panas, akan semakin banyak asap. Demikian dan terima kasih. Hendri Sutrisno, Kayen Juwangi Boyolali.

Jawab: Pak Hendri Sutriso, soal asap yang muncul dari knalpot pada pagi hari tidak masalah. Hal itu disebabkan oleh uap air yang berada di knalpot, sehingga begitu ada panas terjadi uap yang berbentuk asap putih. Asap yang keluar itu juga lembat seperti ada airnya, karena memang asab itu terjadi karena air yang panas. Kalau ada aroma seperti minyak, karena di saluran itu ketika gas buang keluar juga memang ada sisa minyak yang tidak terbakar habis. Kalau gas buang itu ada hubungan dengan mesin maka pertama aromanya seperti oli terbakar dan kedua setelah jalan jauhpun kalau di gas tetap saja ada asap putih. Padahal pada mobil Bapak, setelah jalan 2 km, asap itu sudah hilang.

Memang pada mobil mewah hal itu tidak terjadi karena dalam kendangan knalpot ada lapisan serabut yang tahan panas, sehingga uap air itu ditangkap oleh serabut tersebut. Jadi kalau mau menghilangkan mesti ganti kendangan, padahal harganya mahal, seperti yang dipakai pada Mercy atau BMW dan Camry. Tidak usah kawatir pak, mobil bapak sehat kok.

Tanya Mau tanya pak, waktu belajar nyetir oleh instruktur dikatakan kalau dijalan macet harus injak 1/2 kopling, tapi yang terbaik itu gigi 1 atau 2? Mengapa lama pakai gigi 1 mesin panas ?
Kalau saya berada pada gigi 3, tiba2 harus berhenti sesaat lantas jalan lagi. Apakah cukup pindah gigi 2 tanpa harus pindah gigi 1? Saya mau servis body sama power stering, makan waktu lama. Apakah saya mesti tinggalkan STNK sama kunci? Ibnu Fallah Rosyadi ibnu.rosyadi@asaba.co.id

Jawab: Menginjak kopling harus seminim mungkin apalagi setengah kopling. Kalau keseringan akan mempercepat plat kopling aus. Plat kopling adalah bagian antara, kalau setengah injak akan seperti mengasah. Akibatnya plat kopling habis. Soal pindah gigi kalau sedang 3 sekonyong konyong harus berhenti yah rem dan kemudian free saja sudah cukup. Memang untuk mengurangi kecepatan baik juga pakai mesin dulu, ke 2 lalu baru free. Itu kalau keadaan normal, tetapi kalau mendadak, langsung saja ke free/netral. Bila servis dan mobil harus nginap serahkan saja kunci kontak. STNK bawa pulang karena pihak bengkel juga takut kalau STNK hilang.

23 April 2008

Transmisi Matik Honda 90

From: anang sanindra
Sent:
Friday, March 14, 2008 9:32 PM
Subject: Mobil A/T

Bapak Martin, mohon bantuan penjelasannya. Saya baru dapat mobil Grand Civic Tahun. 90 A/T. Selama ini saya memakai mobil yang bertransmisi M/T. Ada beberapa pertanyaan mengenai mobil bertransmisi A/T.

1. Apabila mobil berjalan (di posisi D) dan kemudian berhenti baik lama ataupun sebentar dan mesin dalam keadaan menyala, apakah tranmisi harus dipindah ke posisi N atau P? Karena menurut beberapa bengkel tindakan itu akan memboroskan kampas kompling.

2. Apakah mobil saya sudah dilengkapi dengan sistem Kick Down atau gas penuh tiba-tiba untuk menurunkan gigi ?

3. Apakah boleh mengganti oli mesin dengan proses seperti mengganti oli mesin pada mobil M/T ?

4. Saya cenderung menyetir mobil dalam kecepatan rendah, apakah itu ada dampak ke karburator ? Menurut informasi yang saya dapat, karburator mobil saya ada 2 Intake, untuk kecepatan rendah dan tinggi ?

Terima kasih atas penjelasannya.
Hormat saya,
Sanindra

From: Martin T Teiseran
Sent:
Saturday, March 15, 2008 8:11 PM
Subject: Re: Mobil A/T

Pak Anang, rasanya saya belum menjawab pertanyaan Anda, terlewatkan. Bagi yang pernah menggunakan mobil matik, rasanya nyaman sekali dan tidak mau lagi pindah ke transmisi manual, karena tidak perlu oper oper gigi transmisi. Cara mengemudikan juga mudah sehingga bagi pemulapun tidak akan banyak menemui kesulitan.

Kalau mengemudikan mobil matik dan berhenti sebentar, tak perlu tuas transmisi berpindah ke N, karena RPM turun pada level tertentu maka plat kopling sudah llepas, free. Akan tetapi kalau lama boleh saja ke posisi N. Karena kelamaan menginjak rem akan mempercapat keausan pada kampas rem. Kalau berhentinya lama mending mesin di matikan atau posisikan tuas ke N. Kampas rem pada mobil matik lebih cepat habis karena masalah itu, juga karena orang jarang mau menggunakan kick down atau menurunkan gigi ke L atau L2. Padahal cara ini akan menperlambat keausan kampas rem. Soal kampas kopling tidak usah mawatir, karena itu kerjanya secara otomatis, sehingga awet. Jarang kita mendengar orang ganti kampas kopling transmisi matik, kecuali terlambat periksa oli tranmisi yang terlamjur habis. Mestinya semua transmisi matik ada cara itu, untuk bisa nyalib mobil didepan dengan tenaga mesin penuh..

Maksudnya? Cara mengeluarkan dan memasukan oli mesin, sama untuk semua mesin. Tetapi jenis olinya beda. Masa pakainya juga lain. Untuk olu mesin saya masih menganjurkan mengganti setiap 5000 km ganti. oli transmisi setiap 20.000 km.

Benar karburator mobil umumnya ada dua barel namanya, ada untuk kecepatan tinggi dan rendah. Jadi pakai kecepatan rendah juga tidak merusakan mesin. Liat saja RPM mesin, kalau mulai rpm 2000 ke atas maka yang kedua mulai bekerja.

Konsultasi, informasi dan tanya jawab. Kirim email ke martin.teiseran@yahoo.co.id


Free shoutbox @ ShoutMix