31 Januari 2008

Kuras Air Radioator APV

Siang Pak Martin...... Saya selalu ikuti rubrik Anda di Suara Merdeka, bagus sekali tuh Pak. Saya pengin menanyakan permasalahan mobil saya, Toyota Starlet 1.3 SE tahun 1991. Beberapa waktu yang lalu saya bawa keluar kota, saya cek awal keberangkatan ( Semarang ) oli mesin full ( batas yang dianjurkan ) namun sampai di daerah Klaten saya cek oli habis (tinggal sedikit). Sepertinya ada kebocoran oli mesin neh Pak Martin...Sering netes.. Gimana solusi nya ? Apakah harus ganti spare parts mengingat mobil tua 1991? Saya pengin ganti mobil ( jenis sedan ) dengan budget 40 jutaan, kira2 mobil apa ya Pak yang bagus ( merek Toyota atau Honda ) Sebelumnya kami ucapkan terima kasih. Hormat dan Salam, Nurwiyantara nurwiyantara@hso.astra.co.id

Sdr Nurwiyantara, terima kasih Anda setia mengikuti ulasan di Suara Merdeka. Tulisan tentang kebocoran oli yang terjadi pada mobil sudah beberapa kali di ulas, anda bisa mencari di arsip http://martin1948.blogspot.com dengan judul oli netes di garasi. Mestinya mobil tahun 1991 sih masih baik kalau di rawat. Namun mungkin mobil anda kurang terawat. Habisnya oli mesin ada 2 penyebab. Pertama terlihat dari adanya bagian yang bocor. Indikasinya oli menetes ketika parkir. Hal ini disebabkan oleh paking atau sela oli yang sudah rusak. Kedua oli juga bisa cepat habis karena ikut terbakar di dalam mesin. Tanda- tandanya ujung knalpot agak basa dan berjelaga dan kalau pedal gas diinjak agak dalam akan mengeluarkan asap berwarna putih dan bau oli terbakar. Penyebabnya, ring oli aus atau macet.

Pada mesin Starlet, oli juga bisa merembes dari lubang untuk batang klep pada selinder kop, karena kerusakan seal klep. Saya sarankan untuk segera diperbaiki, mungkin dengan duit Rp 3 juta semuanya bisa menjadi beres. Starlet bekas harganya masih bagus mas. Namun kalau mau beli mobil seken 40 juta, saran saya beli tahun 2000 keatas tapi harganya mungkin diatas Rp 40 juta. Soluna cukup baik karena suku cadangnya lebih murah dan irit.

Tanya: Menjelang mudik saya ingin menguras sendiri radiator APV saya.. Apa pak Martin

punya prosedur atau langkah-langkah untuk menguras radiator. Indera indera.hidayat@nsn.com

Pertanyaannya mengapa harus kuras air radiator pada APV? Bukankah masih baru. Soal PH mestinya belum tinggi . Kalau tadinya pakai radiator colling saran saya tinggal ditambahkan saja dengan yang baru. Prosedur untuk kuras, di bagian bawa radiator ada sekrup seperti kupu terbuat daru plastik, bagian itu itu di kendorkan. Kedua ada baut tembaga penyumbat di blok mesin juga di kendorkan, buka tutup radiator dan setelah itu air akan mengalir. Tunggu beberapa saat lalu isi air baru setelah menutup baut dan sekerup yang dikendorkan tadi.

Tidak ada komentar:

Konsultasi, informasi dan tanya jawab. Kirim email ke martin.teiseran@yahoo.co.id


Free shoutbox @ ShoutMix