09 Mei 2008

Corolla 77 Tetap Manis

Blog ini akan segera pindah ke www.bengkelgratis.com

ada fasilitas search yang memudahkan mencari artikel yang Anda cari.

From: hidayat nugroho
Sent:
Wednesday, October 31, 2007 8:48 AM
Subject: irit BBM kijang diesel

Pak Martin,

Pada tahun 1990 saya membeli Toyota Corolla tahun 1977 warna Vita Cream di Jogjakarta..... apakah pak Martin ingat dengan mobil tersebut?
Memang sudah lama sekali ya, dan yang diurusi bapak mobilnya banyak sekali mungkin lupa.

Tapi saya tidak pernal lupa dengan mobil itu, selain mobil pertama saya, kondisinya sangat prima, STNK-nya atas nama bapak, Martin T Teiseran.

Karena saya dinas di Surabaya, mobil Corolla itu saya bawa ke Surabaya dan sering bolak-balik Surabaya-Jogja (istri saya orang jogja) serta menjelajah Jawa Timur , dan memang mesinnya tangguh sekali. Yang membuat saya bangga, sering kalau parkir didekati orang untuk ditawar.... ha..ha.... kalau bukan bekas mobilnya pak Martin mana bisa begini?

waktu saya coba geber di tol sby-gempol top speed masih bisa 145 km/jam untuk ukuran 1.100 cc dan sudah berumur ya cukuplah. Pada tahun 1995 mobil corolla tsb akhirnya dibeli teman saya dari Madiun dan sudah tidak tahu rimbanya.

Pak Martin, sekarang saya pakai kijang diesel tahun 1997 beli dari baru yang waktu itu masih sangat murah dengan ukuran harga sekarang. Menurut saya ini juga salah satu mobil yang tangguh cuma masalahnya sekarang sudah berumur. Muncul problem yang hampir selama 8 th tidak pernah ada, dapat dikatakan selama 8 th maintenace free, kalau pergantian fast moving khan biasa tapi yg berat2 tidak ada.

Problem mesin yg jelas adalah penurunan daya (krn umur) dan konsumsi solarnya agak boros, untuk dalam kota sekitar 1:10 mau saya kalau bisa diiritkan lagi (diefisienkan) kinerja mesinnya.

Untuk itu kira2 apa yg perlu dibenahi? pompa injeksi, klep, ring dsb? Apakah pemajuan pengabutan atau dengan memajukan 1 gigi di T-belt dapat mempengaruhi kinerja mesin dan mempengaruhi pemakaian solar, menjadi lebih irit?
Bagaimana dengan pemanas solar?

Demikian pak Martin beberapa pertanyaan saya moga tidak mengganggu waktu bapak.
Saya masih "eman" pada kijang saya, kalo performa mesin bisa "disegarkan" mungkin lebih baik saya "openi" dulu dari pada ganti lagi. Terima kasih atas jawabannya.

Salam,
Hidayat Nugroho

Surabaya

From: Martin T Teiseran
Sent:
Wednesday, October 31, 2007 9:49 AM
Subject: Re: irit BBM kijang diesel

Wah saya senang sekali mendapat email dari Pak Hidayat, pertama-tama salam untuk keluarga, khusus untuk sang isteri yang setia mendampingi dan mengurusi suami selama ini. Berapa sudah putra putrinya? Benar kalau tak salah ingat yah tahun 1990. Masih di Surabaya? Saya lebaran barusan pulang Timor lewat Suarabaya. Mobil ditinggal di om di Tidar. Saya sampai saat ini tetap merasa mobil itu yang terbaik, karena irit dan stabil.

Tentang Kijang diesel, pertama- tama coba periksa tekanan kompresi dulu. Kalau masih baik, coba teruskan dengan ganti semua injektor dan stel ulang boshpom. Ganti saringan udara setiap 20 000 - 30 000 km. Tak perlu memajukan gigi timing belt. Kalau start masih gampang tak perlu mengganti (busi pemanas) pemanas ruang bakar.

From: hidayat nugroho
Sent:
Wednesday, October 31, 2007 1:08 PM
Subject: Re: irit BBM kijang diesel

Terimakasih pak Martin atas balasan imilnya, rupanya termasuk yg aktif didepan monitor nih...he..he.. Anak saya 2 orang, laki-laki lahir th 90 dan perempuan lahir th 93 semua lahir di surabaya dan masih tinggal di surabaya karena nyangkulnya disini.

Saya dan istri masih sering mengingat-ingat waktu anak pertama kami bawa ke jogja naik corolla, waktu itu usianya masih 40 hari, ditidurkan diatas bantal dan dipangku ibunya yg duduk di jok belakang, berangkat pagi-pagi kalau waktunya nyusui berhenti dipinggir jalan, dijalan anak saya juga gak rewel, ya...seperti diayun-ayun dan AC-nya cukup dingin.

Kadang saya pengin punya lagi mobil seperti itu tapi nyari yg bodinya cukup mulus susah ya..., kalau mesin sih gampang, partnya banyak.

Oh..ya, si corolla itu jarang rewel, setelah saya beli saya ganti platina dan pasangi igniter, sampai saya jual lagi gak ganti platina, klepnya juga saya setel sendiri.

Mengenai kijang disel, 3 bulan lalu saya ganti ring sekernya plus seal klep dan setting ulang klep, memang yg belum stel boshpom dan ganti injektor, 2 th lalu pernah saya ganti injektornya tp waktu kemarin dilihat sudah ada cekungan lagi, memang harus ganti lagi.

Kalau di jogja atau surabaya sepengetahuan bapak, bengkel yg mahir otak-atik mesin diesel dimana ya?

Saya juga punya suzuki forsa amenity '90, problemnya sama dikonsumsi BBM, knalpotnya tidak bisa kering putih, ada 'langes' hitam dan bau gas buang agak menyengat.

Pelampung kalau saya turunkan (volume bensin dikarburator sedikit) tarikan nyendal-nyendal, ada slack seperti bensin tidak naik. Kalau ganti karburator gantinya apa (tentunya yg murah meriah...he...he..)? pakai punya kijang bisa? kira2 pengaruhnya apa?

Kalau ada di surabaya monggo silakan mampir, rumah saya dekat/sebelah selatan persis Masjid Al-Akbar Surabaya kalau dari arah Mojokerto pasti kelihatan.
Saya coba cari foto lama, mungkin masih ada foto corollanya.

Salam, hidayat

From: Martin T Teiseran
Sent:
Thursday, November 01, 2007 11:37 AM

Subject: Re: irit BBM kijang diesel

Saya sudah pensiun Pak Hidayat, jadi banyak waktu.... tapi juga masih ngantor dan "dipelihara" di Nasmoco, dealer Toyota Jawa Tengah. Pak Hidayat dinas dimana? Kalau mau ganti mobil cari Vios saja, irit sekali. Saya sempat heran ketika saya pakai ke Bandung, 1 liter untuk 19 km. Memang jalannya malam. Sekarang bekasnya mungkin dapat dibawa 100 juta.

Tentang Suzuki forsa amenity '90 yang boros, mungkin masalahnya ada pada Karburator. Pernah ke ahli karburator? Ganti karburator Kijang atau Colt T120 mungkin bisa. Yang penting dudukannya sama. Teknisi bisa kok buatkan dudukannya. Silahkan coba

Salam hangat saya

Tidak ada komentar:

Konsultasi, informasi dan tanya jawab. Kirim email ke martin.teiseran@yahoo.co.id


Free shoutbox @ ShoutMix